oleh

Tuan Tana Melihat Peluang Disaat Pandemi COVID-19

SORONG, – Salah satu peserta festival Kopi yang diselenggarakan sejumlah komunitas pengusaha dan Industri Kopi di Kota Sorong, Papua Barat, Minggu (16/1/22) yaitu Erik Patiselano pemilik Usaha Kopi Tuan Tana.

Ia mengatakan bahwa usaha rumahan kopi Tuan Tana lahir disaat masa Pandemic COVID-19 tepatnya di tahun 2020. Mengambil momentum pembatasan aktifitas di luar, lulusan desain grafis ini mulai menjual kopi dalam kemasan botol sehingga memudahkan penikmat kopi untuk tetap menikmati kopi tanpa ribet.

""

Melihat peluang dan langsung melakukan aksi, Ia memasarkan produk unggulannya melalui media sosial Instagram.

“Awalnya terdapat satu produk saja, yakni white crimy latte, akan tetapi terus berkembang, hingga menjadi tiga prodak lainnya,” urai Erik.

Ia mengisahkan mengambil nama unik Tuan Tana. Dimana awalnya kedai kopi yang berada di Jalan Malibela itu hendak dinamakan Malibela Kopi, namun karena Malibela merupakan nama salah marga, maka dari itu kepikiran untuk mengambil nama tuan tana.

“Tuan tana nya tidak pakai h di huruf belakangnya, jadi tidak ada mengandung unsur apapun. Dimana dari nama tersebut, menimbulkan banyak pertanyaan dan kontroversi, kok tuan tana?, sedangkan pemiliknya bukan orang asli daerah ini, sehingga dijelaskan nama kedai kopinya yakni tuan tana bukan tuan tanah,” ujar Erik yang kini berhasil Bersama rekannya membuka cabang di Jayapura.

Ia pun senang dengan adanya kegiatan festival Kopi yang diadakan di Kota Sorong, karena selain dapat memamerkan produk olahan pengusaha kopi agar lebih dikenal masyarakat juga sebagai ajang pertukaran informasi antar barista serta membuka jejaring kerjasama dengan pihak lainnya.

Selain itu, Sekertaris Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi (AEKI) Papua Barat, M. Sakka mengatakan festival kopi Sorong Raya yang dilaksanakan merupakan implementasi dari program AEKI Papua Barat.

“Salah satu program dari AEKI Papua Barat yaitu mengadakan sebuah festival dan pada saat ini, kegiatan festival telah dilakukan oleh rekan-rekan kami yang ada di Sorong,” kata Sekertaris AEKI Papua Barat.

Kemudian, kaum muda yang ada di Sorong menurutnya, sangat antusias dalam kegiatan yang positif, salah satunya dengan pelaksanaan festival kopi Sorong Raya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan event ini merupakan program AEKI Papua Barat, dimana merangkul kaum muda dengan semangat muda untuk bersama mengembangkan industri perkopian yang ada di Papua Barat.

“Artinya kami dari AEKI tentunya sangat mendukung segala kegiatan yang menyangkut masalah perkopian Papua Barat, contohnya pada hari ini, kami AEKI mendukung full event ini,” tuturnya. (Jharu)

Komentar

News Feed