oleh

SKK Migas Pamalu Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Persiapkan Desa Taman Ekowisata

 

SORONG, – Ikut bersinergi dengan Pemda Kabupaten Sorong dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, SKK Migas Perwakilan Pamalu dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Wilayah Papua Barat dengan melakukan progran pemberdayaan masyarakat (PPM) Bersama di bidang lingkungan di Desa Arar Kampung, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Jumat (5/6/21).

Sinergi ikut melestariakan lingkungan dilakukan SKK Migas sebagai pemenuhan amanat yang disampaikan Wakil Bupati Sorong, Suko Harjono untuk menggemakan pentingnya pelestarian lingkungan, pada giat Restorasi Ekosistem bertema “Sayangilah Linkunganmu seperti kamu menyayangi dirimu” di Klalin IV, Distrik Aimas (04/06), yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Kabupaten Sorong ke 54.

Giat bersama masyarakat kampung Arar yang dilakukan SKK Migas dan nantinya secara berkesinambungan akan didukung KKKS wilayah Papua Barat, mempunyai tujuan untuk mendorong dan mempersiapkan Badan Usaha Milik Desa (Bumde) Kampung Arar siap menjadi pengelola Desa Ekowisata di masa mendatang.

Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, SKK Migas Pamalu, Galih Agusetiawan menjelaskan bahwa Peringatan hari lingkungan hidup yang dilakukan dalam kegiatan PPM bersama masyarakat, dilaksanakan dengan terlebih dahulu dilakukan pendampingan dan diskusi diskusi pendahuluan untuk melihat potensi, tantangan dan jalan keluar bersama, guna memunculkan potensi ekonomi dari peluang ekowisata yang ada di pulau Arar.

Dimana Peran Bumdes dalam mewujudkan kebersamaan pengelolaan rencana taman desa sebagai sentra daya pikat ekowisata dan lokasi rencana penjualan produk-produk hasil tanaman agroforestry menjadi sangat menjadi penting. Tidak hanya karena nantinya bisa menjadi suatu bentuk pelaksanaan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan namun juga memberikan efek positif karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami sangat berharap agar tunas tunas bibit tanaman agroforestry yang kami pinjamkan ke Masyarakat Penggerak Usaha (MPU) sebagai inisiasi awal mempercepat produk buah di taman desa, nantinya dapat digantikan dengan bibit bibit hasil penyemaian oleh para MPU, yang juga terus didampingi proses cara pembibit benihnya oleh para penyuluh yang kami siapkan” ujar Galih.

Sementara itu sambil turut menaman tunas bibit buah jambu kristal yang dipinjamkan, Ahad Sakka, selaku Bamuskam kampung Arar, yang mewakili Kepala Kampung dan juga mewakili MPU kampung Arar lainnya, setelah menyatakan kesediannya untuk mendukung Bumdes unit usaha desa wisata, menyampaikan “Apapun kegiatan yang dilakukan di kampung Arar merupakan milik bersama oleh karena itu harus dijaga dan dirawat sehingga manfaatnya ke depan dapat dinikmati bersama”.

Disampaikan pula olehnya, bahwa masyarakat kampung Arar siap bekerja sama dalam setiap program pengembangan masyarakat yang dilakukan SKK Migas guna mendukung terwujudnya taman ekowisata kampung Arar, sambil berseru menyemangati MPU lainnya dan pelajar pelajar SMP – SMA UNIMUDA Kampung Arar yang tertarik ikut membantu melestarikan lingkungan dengan menanam tunas bibit bersama sama. (*Ris/oke)

Komentar