JAYAPURA, PAPUA – Telkomsel resmi mengumumkan 20 finalis Program Papua Maluku Digital Bootcamp (PMDB) Season 3 tahun 2026. Program Corporate Social Responsibility (CSR) ini menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kapasitas talenta muda di wilayah timur Indonesia melalui penguasaan keterampilan digital dan implementasi inovasi sosial.
Sebanyak 3.099 mahasiswa dari 33 kampus di Papua dan Maluku mengikuti proses seleksi yang berlangsung ketat. Penilaian dilakukan berdasarkan konsistensi kehadiran dalam live class, keaktifan diskusi, hasil pre- dan post-test, kualitas tugas kolaboratif bersama Telkomsel dan The Local Enablers, hingga performa pitching proyek inovasi sosial di akhir bootcamp.
Memasuki tahap implementasi, 20 finalis akan mengeksekusi solusi socio innovation yang telah dirancang selama lima bulan ke depan. Mereka akan mendapatkan pendampingan mentor di wilayah kerja Telkomsel serta dukungan anggaran operasional guna memastikan setiap program berdampak langsung bagi komunitas masing-masing.
Program ini sejalan dengan kampanye #KoPastiBisa, gerakan pemberdayaan Telkomsel yang mendorong generasi muda Papua dan Maluku untuk percaya diri, berani belajar, dan memanfaatkan peluang pengembangan diri. Kampanye ini menegaskan bahwa talenta muda di wilayah timur memiliki potensi yang setara dan layak memperoleh akses serta kesempatan yang sama untuk berkembang.
General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Maluku and Papua, Fajri Adi Firmansyah, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung generasi muda.
“Inisiatif Papua Maluku Digital Bootcamp adalah wujud nyata komitmen Telkomsel untuk menghadirkan akses pembelajaran digital yang inklusif bagi generasi muda Papua dan Maluku. Melalui pendampingan intensif, ekosistem mentoring, dukungan operasional, serta kampanye #KoPastiBisa, kami ingin memastikan mereka memiliki kapasitas untuk bersaing di industri masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Telkomsel tidak hanya hadir sebagai entitas bisnis, melainkan mitra strategis yang bertumbuh bersama masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan informal digital.
Semangat tersebut dirasakan langsung oleh para peserta. Putra Angga Al Aslam, mahasiswa Universitas Musamus Merauke dan salah satu finalis, mengaku program ini memberinya keberanian untuk berkarya.
“Bootcamp ini mendorong saya untuk percaya bahwa anak Papua bisa menciptakan inovasi yang berdampak. Kampanye #KoPastiBisa bukan sekadar slogan, tapi benar-benar terasa,” katanya.
PMDB dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi muda terhadap akses pendidikan informal digital yang masih terbatas di Papua dan Maluku. Seluruh rangkaian program diberikan secara gratis dengan kurikulum berbasis keterampilan praktis, proyek komunitas, serta coaching ekosistem agar inovasi sosial berkelanjutan.
Pada tahap implementasi, para finalis didorong memvalidasi solusi bersama pemangku kepentingan lokal serta membangun kolaborasi lintas sektor.
Dengan diumumkannya 20 finalis PMDB 2026, Telkomsel mengajak pemerintah daerah, komunitas, akademisi, dan sektor swasta untuk bersama-sama membangun ekosistem pemberdayaan talenta muda Papua dan Maluku. Perusahaan meyakini pemerataan kapabilitas digital menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Daftar 20 Finalis PMDB 2026:
- Putra Angga Al Aslam – Universitas Musamus Merauke
- Dessy Natalya Soplantila – Universitas Negeri Papua
- Ahmad Syarif Gunawan – Universitas Pattimura
- Kinaryo Citra Mashuda – Universitas Musamus
- Dwi Putra Romadhon – STIH Manokwari
- Seravina Nuryanti Juita – Politeknik Amamapare Timika
- Firman Ardiansyah Pulu – Universitas Pattimura
- Anna Maria Refra – Universitas Papua
- Elisabeth Atisa Berepung – Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
- Felix Pelupessy – Universitas Muhammadiyah Sorong
- S. Talha Rumfot – Universitas Pattimura
- Mutmainnah – Universitas Papua
- Arman Alfons – Universitas Pattimura
- Tasya Cahya Iriani – Universitas Musamus Merauke
- Rambu Aya – Universitas Papua
- Michelle Kinaya Sesa Rinding – Universitas Papua
- Ronna ‘Allayya Nisriina – Universitas Musamus Merauke
- Thio Kanisius – Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
- Dwi Risky Maulana – UNIMUDA Sorong
- M. Didit Ghozali – Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Jika Anda ingin, saya bisa bantu buatkan versi lebih ringkas (untuk rilis cepat media online) atau versi feature yang lebih human interest dengan angle talenta muda Papua-Maluku bangkit di era digital. (**/oke)









Komentar