SORONG, PBD – Keberadaan Majelis Taklim Aparatur Sipil Negara (ASN) Al-Hidayah mewarnai kegiatan Safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat Daya bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya di Masjid Al Jihad Klademak, Kota Sorong, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara ulama, umara, dan umat sekaligus memperkuat syiar dakwah di bulan suci Ramadan.
Safari Ramadan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Kapolda Papua Barat Daya yang diwakili oleh Dansat Brimob Kombes Pol Arinyoto Seiawan, S.I.K., Asisten I Pemprov Papua Barat Daya Suardi Thamal, Ketua Panitia sekaligus Ketua PW Muhammadiyah Papua Barat Daya Drs. H. Mungawan, Ketua IKADI Papua Barat Daya, Komandan Kodaeral 16 Sorong, serta Ketua Majelis Taklim ASN Papua Barat Daya.
Ketua Panitia, Drs. H. Mungawan, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Al Jihad yang telah menyiapkan tempat dan berbagai fasilitas sehingga kegiatan Safari Ramadan dapat terlaksana dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan suasana yang harmonis antara ulama, umara, dan umat agar dapat bersinergi dalam menghadirkan keberkahan serta memperkuat kehidupan keagamaan di tengah masyarakat Papua Barat Daya.
Sementara itu, Ketua BKM Masjid Al Jihad, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Masjid Al Jihad merupakan salah satu masjid pertama yang berdiri di Kota Sorong. Pengurus masjid selama ini telah melakukan berbagai upaya renovasi baik pada bagian interior maupun eksterior tanpa mengubah bentuk asli bangunan masjid.
Selain menjadi tempat ibadah, masjid tersebut juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan seperti pembinaan anak-anak mengaji, kegiatan remaja masjid, serta kajian keislaman bagi masyarakat. Saat ini jumlah jamaah Masjid Al Jihad diperkirakan mencapai sekitar 200 orang.
Ke depan, pihak pengurus masjid juga berencana melakukan renovasi pada bagian kubah masjid dan berharap mendapat perhatian serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau yang juga merupakan Ketua MUI Papua Barat Daya menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan serta memastikan pelaksanaan ibadah Ramadan berjalan dengan aman dan kondusif.
“Kegiatan Safari Ramadan ini dilaksanakan di berbagai wilayah dengan sekitar 19 titik kegiatan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Papua Barat Daya. Ini sekaligus menunjukkan bahwa Papua Barat Daya berada dalam suasana yang aman dan kondusif sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Papua Barat Daya yang tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan tugas pemerintahan di tempat lain.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula bahwa keberadaan Majelis Taklim ASN Al-Hidayah merupakan wadah pembinaan rohani bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Majelis taklim ini menjadi forum pengajian bagi para ASN untuk memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai moral dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Majelis Taklim ASN Al-Hidayah sendiri merupakan majelis taklim ASN pertama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya yang dibentuk pada masa kepemimpinan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu bersama Wakil Gubernur Ahmad Nausrau.
Melalui majelis taklim tersebut, para ASN secara rutin mengikuti kegiatan pengajian yang dilaksanakan setiap pekan serta pembinaan keagamaan yang digelar secara berkala. Hal ini diharapkan dapat memperkuat integritas serta tanggung jawab aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan memperbanyak amal kebaikan.
“Karena kita berada di bulan Ramadan yang penuh keberkahan, mari kita fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juga menyerahkan bantuan paket sembako sebanyak 50 paket kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, pemerintah turut memberikan bantuan operasional kepada Masjid Al Jihad sebesar Rp10.000.000 sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan operasional masjid.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut kemudian ditutup dengan buka puasa bersama antara jajaran pemerintah daerah, unsur ulama, pengurus masjid, serta jamaah yang hadir sebagai momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan di bulan suci Ramadan. (**/oke)









Komentar