Polres Dalami Video Penganiayaan Diduga Dilakukan KKB di Maybrat

MAYBRAT, – Kapolres Maybrat, AKBP. Gleen Rooi Molle, S. IK mengungkapkan, pihaknya masih mendalami video maupun foto terkait penganiayaan terhadap warga yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Maybrat Papua Barat. Video ataupun foto-foto tersebut telah beredar di kalangan media sosial.

“Betul, video ataupun foto itu ada tetapi kita masih mendalami. Pasalnya, video atau foto- foto tersebut ada yang janggal dan terputus -putus, jangan sampai video atau foto yang lama diupload ulang. Memang didalam video itu dibuat hari kamis, sekarang kamis kapan. Oleh karena itu, masih perlu pendalaman,” tegas Gleen saat dikonfirmasi Sorongnews via telephone, Senin (19/9).

Potongan tangkapan layar video penganiayaan yang diterima redaksi sorongnews.com memperlihatkan sejumlah kelompok masyarakat membawa senjata tajam dan senjata api. Warga yang terlihat tergeletak ditanah akibat dianiaya menggunakan gagang senjata itu terlihat tak berdaya.

Kapolres juga menegaskan bahwa, kejadian penganiayaan terhadap warga yang diduga dilakukan oleh KKB bukan di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan melainkan ditempat lain yakni Kampung Aisa, Distrik Aifat Timur. Tapi dari Polres masih terus mendalami terhadap kebenaran vidio tersebut.

“Kita pastikan kejadian itu bukan lah di Kisor tetapi di tempat lain yakni Kampung Aisa. Ini dapat dilihat dari alam yang ada dalam video sama foto-foto tersebut. Untuk itu kita perlu perjelas karena banyak warga anggapannya kejadian itu berada di wilayah Kisor padahal di tempat lain,” tegas Gleen.

Menurutnya, hingga kini situasi kamtibnas di wilayah Maybrat aman-aman saja, tidak ada yang menonjol. Pegawai pun bekerja normal dan akitivitas diperkantoran berjalan normal begitu pula warga beraktivitas seperti biasa saja. Dari Polres juga lakukan aktivitas bagi- bagi sembako pada warga yang terdampak penyusuaian harga BBM.

“Tadi pagi juga kita bersama Dandim tengah mengikuti kegiatan pembukaan proyek jalan lingkar Kumurkek. Untuk itu, kita berharap warga tidak terpancing dengan issue-issue ataupun propoganda di media sosial. Tetap tenang dan lakukan aktivitas seperti biasa,” tutupnya. (Valdo)

____

Komentar