oleh

Kodim 1707/Merauke Sukseskan Serbuan Vaksinasi TNI Bagi Pelayan Publik

 

MERAUKE, – Kodim 1707/Merauke menggelar serbuan vaksinasi TNI di wilayah Korem 174/ATW bagi tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi, pelayanan publik dan wartawan sipil serta pelayan ekonomi di aula Makodim 1707/Merauke, Papua, Senin (24/5/21).

Dandim 1707/Merauke, Letkol CZI Muh Rois Edy Susilo, kepada wartawan menuturkan, serbuan vaksinasi dilaksanakan sesuai himbauan pemerintah pusat dan pimpinan TNI dalam hal ini surat telegram Pangdam XVII/Cenderawasih tentang perintah merencanakan, melaporkan dan mengajak elemen tersebut mengikuti vaksinasi COVID 19 di wilayah Papua.

“Semua yang mengikuti vaksinasi ini selalu bersentuhan dengan masyarakat sehingga TNI menyediakan vaksin dari Denkesyah sebanyak 200 vaksin,” terangnya usai meninjau serbuan vaksinasi.

Kata Dandim, vaksinasi bagi pelayanan publik ini untuk tahap pertama dan akan digelar kembali tahap kedua. Sedangkan vaksinasi bagi anggota TNI sendiri sudah diselesaikan pada Maret-April 2021.

Ia melihat animo masyarakat Merauke sangat tinggi. Dengan demikian, serbuan vaksinasi TNI di lingkungan Korem 174/ATW berjalan sukses dalam melakukan sosialisasi pencegahan COVID 19 yang digalakkan pemerintah pusat.

Sementara itu, Danrem 174/ATW Merauke, Brigjen TNI Bangun Nawoko didampingi Dandim 1707/Merauke, Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan, Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji saat meninjau serbuan vaksinasi langsung memberikan edukasi kepada peserta vaksinasi.

“Luar biasa hari ini, Saya tanya kepada peserta vaksin mereka mengatakan senang dapat vaksin. Saya apresiasi kesadaran masyarakat Merauke. Mudah-mudahan berjalan baik hingga vaksin tahap kedua, 21 Juni 2021,” ucap Danrem.

Pantauan Sorongnews.com, pelaksanaan serbuan vaksinasi TNI mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID 19 yakni wajib menggunakan masker, mencuci tangan atau memakai hand sanitizer dan menjaga jarak. Bahkan, setiap peserta datang sesuai jam undangan yang berbeda guna menghindari terjadinya kerumunan. (Hida)

Komentar