oleh

BPBD Kota Sorong : Lokasi Tergenang Daerah Tangkapan Air

SORONG,- Hari ketiga bencana alam vanjir di Kota Sorong, beberapa lokasi masih tergenang air.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong, Herlin Sasabone, mengungkapkan bahwa sejumlah lokasi tersebut merupakan daerah tangkapan air secara topografi.

“Sampai dengan hari ini untuk yang dilaporkan ke kami lokasi yang tergenang air diatas ketinggian 50 cm daerah kladufuk dan klasabi sisa dari itu sudah mulai surut,” ungkap Herlin Sasabone di posko bencana kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (25/8/22).

Dibeberkannya kalau dibilang secara topografi lokasi-lokasi ini merupakan cekungan atau daerah tangkapan air sehingga hujan deras ataupun air laut surut pun tetap mereka akan tergenang.

Ditambahkannya memang pada situasi sekarang ini intensitas hujan tinggi dan durasinya pun lama kemudian permukaan air laut pasang, hal itulah yang memperparah sehingga ketinggian air bisa sampai dada orang dewasa.

“Sebenarnya penyebab banjir kan banyak ya ada faktor manusia faktor alamnya juga nah, kalau kita lihat faktor manusia ya berarti kadang pola hidup membuang sampah sembarangan dan ada juga galian-galian c, kemudian kalau penyebab alam ya topografi tadi salah satunya seperti memang daerah itu menjadi daerah yang rawan banjir,” terangnya.

Herlin juga menghimbau kepada masyarakat bahwa pemerintah dalam hal ini BPBD telah menyediakan makanan instan, masyarakat bisa langsung ke pos komando di kantor walikota atau menghubungi pihaknya nanti akan dibantu.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berempati dalam meringankan beban korban banjir melalui bantuan makanan dan bahan-bahan pendukung lainnya.

“Terima kasih untuk kebersamaan sebab memang untuk bencana ini kita tidak bisa mengharapkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah tapi ini juga menjadi tanggung jawab masyarakat bersama, untuk melihat sesama kemudian upaya evakuasi korban banjir kami juga berterima kasih karena selain BPBD dan Basarnas tapi juga TNI Polri serta masyarakat dalam bentuk Kerukunan atau kelompok-kelompok apapun,” tutupnya. (Mewa)

Komentar