SORONG, PBD – Wakil Gubernur Papua Barat Daya, H. Ahmad Nausrau, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dan ceramah dalam kegiatan Halal Bihalal Perkumpulan Masyarakat Jawa Timur (PERMAJATIM) Papua Barat Daya yang digelar di kediaman Bapak H. Sutikno, di Aimas, Kabupaten Sorong, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Bersihkan Hati, Merajut Silaturahmi Dalam Kebersamaan” ini berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, serta menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarwarga, khususnya masyarakat Jawa Timur yang berada di Papua Barat Daya.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur mengawali dengan ungkapan syukur kepada Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ia menyoroti cepatnya perjalanan waktu dari bulan suci Ramadan hingga memasuki bulan Syawal.
“Syawal adalah bulan peningkatan. Setelah kita ditempa di bulan Ramadan sebagai syahrut tarbiyah, maka saat ini adalah waktu untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Wagub juga mengingatkan pentingnya amalan sunnah di bulan Syawal, khususnya puasa enam hari. Ia mengutip hadis riwayat Imam Muslim yang menyebutkan bahwa puasa Ramadan yang diikuti enam hari di bulan Syawal bernilai seperti puasa satu tahun penuh.
“Puasa ini bisa dilakukan berturut-turut maupun berselang, yang terpenting adalah kita memanfaatkan momentum Syawal untuk menyempurnakan ibadah kita,” jelasnya.
Di tengah sambutannya, Wagub turut menyambut kehadiran Anggota DPD RI asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, yang hadir bersama para tokoh dan undangan lainnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual pasca-Ramadan serta istiqomah dalam beribadah, sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Fushilat ayat 30. Ia mengingatkan agar umat Islam tidak kembali pada kebiasaan buruk setelah Ramadan berlalu.
Menurutnya, silaturahmi memiliki peran penting dalam kehidupan sosial karena mampu memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. Oleh karena itu, momentum Halal Bihalal harus dimanfaatkan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga kebersihan hati.
“Tradisi saling memaafkan atau hablum minannas adalah bagian penting dalam menyempurnakan fitrah kita, setelah sebelumnya memperbaiki hubungan dengan Allah SWT selama Ramadan,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, serta salam dari Gubernur Papua Barat Daya yang berhalangan hadir namun tetap memberikan dukungan dan doa bagi seluruh masyarakat.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PERMAJATIM Papua Barat Daya Mujiono, Ketua DPRD Kabupaten Sorong Mawardi Mur, Ketua Dewan Masjid Indonesia Papua Barat Daya, Kisman Rahayaan, Ketua PCNU Papua Barat Daya, H. Rofiul Amri, Ketua MUI Kabupaten Sorong Ahad Saka, unsur TNI-Polri, Kepala Disnakertrans-ESDM Provinsi Papua Barat Daya Suroso, Ustadz H. Ali Yasin, serta perwakilan organisasi Islam dan kemasyarakatan lainnya. (**/oke)

____
_____
_____
_____
_____
____













Komentar