KABUPATEN SORONG, PBD – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah bertempat di Masjid Al-Ikhtiar, Tugu Merah SP 1, Kabupaten Sorong, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Papua Barat Daya bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat Daya sebagai bentuk sinergi pemerintah dan para ulama dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.
Safari Ramadan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov PBD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Wagub PBD Ahmad Nausrau mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara ulama, umara (pemimpin) dan umat.
Menurutnya, istilah Safari Ramadan digunakan agar kegiatan tersebut terasa lebih akrab dan dekat dengan masyarakat.
“Inti dari kegiatan ini sebenarnya untuk mempererat silaturahmi antara ulama, umara, dan umat. Supaya lebih akrab dan menarik, maka kita menggunakan istilah Safari Ramadan,” ujar Wagub PBD Ahmad Nausrau.
Dirinya menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menyemarakkan syiar dan dakwah Islam selama bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Selain itu, Safari Ramadan diakui Wagub turut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk berdialog langsung dengan masyarakat dan mendengar berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kadang masyarakat ingin bertemu langsung dengan gubernur atau wakil gubernur, tetapi terkendala prosedur atau kesibukan. Melalui Safari Ramadan ini, kita bisa berdiskusi dan berbagi cerita secara langsung dalam suasana ibadah tanpa formalitas,” jelasnya.
Wagub menuturkan, pada Ramadan tahun ini Pemprov Papua Barat Daya membentuk dua tim Safari Ramadan yang akan mengunjungi sekitar 19 titik kegiatan di berbagai wilayah di provinsi tersebut, termasuk di wilayah Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.
Pada kesempatan itu, Ahmad Nausrau menyampaikan salam dari Gubernur Papua Barat Daya kepada seluruh masyarakat yang hadir serta menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperhatikan kebutuhan umat.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran,dirinya menyebut, pemerintah provinsi tetap berupaya mempertahankan berbagai program sosial keagamaan, termasuk program pemberangkatan umroh dan wisata rohani bagi masyarakat.
“Tahun lalu pemerintah provinsi memberangkatkan sekitar 30 orang untuk umroh dan 50 orang untuk wisata rohani. InsyaAllah tahun ini Bapak Gubernur berkomitmen untuk melanjutkan program tersebut,” ucapnya.
Dalam pelaksanaan Safari Ramadhan tersebut, Pemprov PBD bersama MUI PBD turut menyerahkan secara simbolis bantuan yakni bingkisan paket sembako serta bantuan dana Masjid.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemprov Papua Barat Daya berharap dapat terus memperkuat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, sekaligus menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat persaudaraan serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (Jharu)







Komentar