SORONG, PBD – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’ti melakukan peletakan batu pertama pembangunan SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong pada Rabu (27/5/2026).
Dalam kunjungan kerjanya di Papua Barat Daya tersebut, Mendikdasmen turut menandatangani prasasti pembangunan SD Muhammadiyah Malawili Kabupaten Sorong.
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sarana pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), khususnya di Papua Barat Daya.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong memperoleh bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebesar Rp2 miliar. Bantuan tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan fasilitas sekolah yang lebih aman dan representatif.
“SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong mendapatkan bantuan revitalisasi sebesar Rp2 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung tersedianya fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi para siswa,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Ia menjelaskan, pembangunan sekolah sangat diperlukan karena lokasi sekolah sebelumnya sempat terdampak banjir sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar.
“Sekolah ini sebelumnya terdampak banjir sehingga membutuhkan pembangunan fasilitas baru yang lebih aman dan nyaman untuk proses pembelajaran,” tururnya.
Menurut Abdul Mu’ti, pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T. Revitalisasi sekolah dinilainya menjadi salah satu langkah nyata Presiden Republik Indonesia dalam memastikan akses pendidikan yang berkualitas dan merata.
“Bantuan revitalisasi sekolah ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar, termasuk di Papua Barat Daya,” terangnya.
Dirinya berharap, pembangunan SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong maupun SD Muhammadiyah Malawili dapat menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik sehingga mampu menunjang peningkatan mutu pendidikan dan prestasi siswa di wilayah tersebut. (Sip)














Komentar