oleh

Kisah Pelajar SMP Saat Ikut Vaksin COVID-19

SORONG, – Kedua kaka beradik itu terlihat bersemangat saat menunjukan kartu vaksin COVID 19 usai melakukan imunisasi di SMK Negeri 1 Kota Sorong, Papua Barat, Jumat 930/7/21). Geofanli yang berusia 12 tahun lebih dan duduk di bangku kelas VII serta Kakaknya Gregorius atau biasa disapa Nardo yang berusia 13 tahun pelajar kelas VIII salah satu SMP Negeri di Kota Sorong, senang dapat menjadi bagian dalam program vaksinasi yang digelar Polda Papua Barat.

“Senang sekali bisa divaksin,” seru Geofanli dan Gregorius bersamaan.

Kedua kakak beradik ini tidak datang sendiri, mereka ditemani Ibu dan Kakak perempuannya yang duduk dibangku SMA. Geo dan Nardo mengungkapkan bahwa mereka dengan kesadaran sendiri mau untuk divaksin. Mereka menilai bahwa dengan divaksin, kekebalan tubuh akan semakin bertambah dan dapat mengurangi resiko penularan COVID-19.

“Waktu kecil kan kita juga disuntik vaksin supaya sehat, sekarang ada wabah COVID-19, vaksin adalah salah satu cara mengurangi dampak sakit jika terkena virus tersebut,” terang Nardo.

Ibu dari Geo dan Nardo pun mendukung keputusan kedua anaknya untuk divaksin.

“Tidak ada paksaan, mereka menyadari sendiri dan sebagai orang tua sangat mendukung sekali, jadinya kami sekeluarga divaksin hari ini,” ujar Ibu Nardo.

Pelajar SMP lainnya bernama Guido Apriano Junior Bahi yang berusia dua belas tahun. Ia menjelaskan sebelum divaksin Ia beristirahat yang cukup seperti tidak begadang dan sebelum divaksin ia juga menyempatkan untuk sarapan.

Dikesempatan yang sama dirinya mau divaksin karena supaya sehat dan saat di vaksin dirinya tidak merasakan keram dan pusing.

Ia juga menghimbau kepada anak-anak yang tidak mau divaksin agar segera divaksin agar sehat.

Orang tua Apriano menjelaskan alasan mengijinkan anaknya untuk divaksin adalah selain menambah imun tubuh yaitu agar anaknya dipermudah saat mengurus administrasi dan mempermudah anaknya saat berpergian

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing dalam kunjungan kerjanya melihat vaksinasi di SMKN 1 Sorong, Sabtu (31/7/21) mengatakan bahwa Polda memiliki keterpanggilan untuk mendukung program pemerintah dalam vaksinasi. Apalagi capaian vaksinasi COVID 19 Papua Barat masih jauh dari 50 persen.

Ia berharap dengan kegiatan vaksinasi massal yang akan terus dilakukan secara berkala hingga Agustus 2021 dapat mencapai target vaksinasi diatas 50 persen. Adapun sasaran vaksinasi, dimulai pada anak usia 12 tahun keatas hingga Lansia. (Riq/Oke)

Komentar

News Feed