Kilang Kasim Ajak Warga Distrik Seget Jadi Inisiator Program TJSL

SORONG, PBD – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VII Kasim terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan melibatkan masyarakat secara aktif sebagai inisiator program. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) di Distrik Seget, Kabupaten Sorong.

FGD ini melibatkan perwakilan masyarakat dari sejumlah kampung di wilayah ring 1 Objek Vital Nasional PT KPI RU VII Kasim, yakni Kampung Malabam, Seget, Kasim, Wayangkede, Wasingsan, Klayas, dan Kasimle. Kegiatan ini bertujuan menggali kebutuhan riil masyarakat sekaligus merancang program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Area Manager Communication, Relations, CSR & Compliance RU VII Kasim, Ferdy Saputra, menjelaskan bahwa FGD menjadi bagian dari pendekatan partisipatif Kilang Kasim, di mana masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan sebagai pengambil inisiatif dalam perencanaan program.

“Kilang Kasim berupaya memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki manfaat yang signifikan. Dengan keterlibatan langsung masyarakat sejak awal, diharapkan program dapat dijalankan secara maksimal dan berkelanjutan,” ujar Ferdy.

Lebih lanjut, Ferdy menegaskan komitmen Kilang Kasim untuk mendukung program-program yang telah disepakati bersama dalam forum tersebut, khususnya yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Setelah mendengar langsung aspirasi, kebutuhan, dan potensi di setiap kampung, Kilang Kasim berkomitmen untuk mendukung perancangan dan pelaksanaan program yang mampu meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Selain menjadi wadah perancangan program, FGD juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi terhadap program yang telah berjalan. Hal ini disampaikan Tony Mugu, salah satu anggota kelompok peternakan Kamisalun, yang menekankan pentingnya rasa tanggung jawab kelompok terhadap program yang telah difasilitasi.

“Kita sebagai masyarakat dan kelompok wajib menjalankan program dengan baik. Kilang Kasim sudah membantu mewujudkan program, selanjutnya kita yang harus bekerja secara maksimal karena manfaatnya sepenuhnya akan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari PT Kilang Pertamina Internasional, anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang pengolahan minyak dan petrokimia, RU VII Kasim senantiasa menjalankan bisnis dengan mengedepankan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG).

Ke depan, RU VII Kasim berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan operasional dan program sosial secara profesional guna mendukung visi PT KPI menjadi perusahaan kilang minyak dan petrokimia berkelas dunia yang berwawasan lingkungan, bertanggung jawab sosial, serta memiliki tata kelola perusahaan yang baik. (**/oke)

Komentar