MANOKWARI, PAPUA BARAT – Dengan mengusung sub tema “Melalui Kehadiran Kristus, Keluarga Dipulihkan dan Dipersatukan dalam Kasih, Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga,” Ikatan Keluarga Lesinusa Amalatu (Titawai) di Kabupaten Manokwari menggelar ibadah syukuran Natal, Rabu (05/12/2025), bertempat di salah satu gedung Molas, Manokwari.
Dalam sambutannya, Ketua Kerukunan Lesinusa Amalatu, Daniel Sahuburua, menegaskan bahwa makna Natal harus menjadi pengingat bahwa Kristus hadir bukan hanya untuk keselamatan umat manusia, tetapi juga pemulihan dan persatuan keluarga.
“Tema yang terpampang jelas menunjukkan bahwa Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga. Firman Tuhan malam ini mengingatkan kita untuk selalu mengundang Yesus hadir dalam setiap langkah hidup kita,” ujarnya.
Daniel juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh keluarga besar Lesinusa Amalatu dapat berkumpul dalam perayaan Natal tahun ini.
“Kita patut bersyukur karena penyertaan Tuhan dari 1 Januari hingga 5 Desember 2025 membuat kita semua masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk merayakan Natal bersama,” tambahnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh keluarga besar Lesinusa Amalatu yang telah berkontribusi demi terselenggaranya ibadah Natal dengan baik.
“Kita harus memegang moto hidup orang basudara, potong di kuku rasa di daging, sagu salepeng dipatah dua, yang berarti kita harus tetap saling menyayangi dan menopang satu sama lain di tanah rantau,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal, Marthen Ruhukail, menyampaikan terima kasih atas komitmen dan dukungan seluruh warga persekutuan.
“Natal ini bisa terlaksana karena kerja sama seluruh keluarga besar Lesinusa Amalatu, mulai dari kegiatan basar, dukungan sukarela tiap keluarga dan pemuda, serta dana kas persekutuan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa perayaan ini menjadi bukti nyata kehadiran Kristus dalam rumah tangga dan relasi kekeluargaan.
“Mari kita bersama menyambut Sang Putra Natal, Yesus Kristus, agar kita hidup sebagai keluarga yang damai, bersatu, dan sejahtera,” ujarnya.
Dalam rangkaian ibadah Natal tersebut, panitia juga melakukan pembagian paket sembako kepada janda dan duda khususnya dari keluarga Lesinusa Amalatu di Manokwari sebagai wujud kasih dan kepedulian Natal.
Acara ini turut dihadiri perwakilan ketua kerukunan KKMT Manokwari, ketua kerukunan Nusahulawanno, para ketua kerukunan Nusalaut Manokwari, gandong Matasiri Pelauw, serta seluruh warga persekutuan Lesinusa Amalatu Titawai.
Perayaan Natal berlangsung penuh sukacita, kehangatan, dan nuansa kekeluargaan, menegaskan kembali pesan utama Natal, kasih yang mempersatukan. (Rolly)












Komentar