RAJA AMPAT, PBD – Raja Ampat dikenal sebagai daerah konservasi dengan keindahan terumbu karang dan keanekaragaman hayati laut. Menjaga keindahan surga kecil itu butuh perhatian ekstra, seperti yang dilakukan Tim Jaga Laut BLUD UPTD Pengelolaan KKP Kepulauan Raja Ampat yang melakukan aksi bersih sampah plastik dan limbah lainnya di kawasan konservasi perairan Raja Ampat, Sabtu (10/1/2026).
Pantauan sorongnews.com, sampah berserakan di jalur wisata lintasan Speedboat menuju objek wisata Pasir Timbul, Arborek, dan Piaynemo. BLUD UPTD Raja Ampat merespons dengan menerjunkan personil Tim Jaga Laut untuk aksi bersih-bersih tersebut.
Aksi bersih-bersih laut yang sudah berlangsung selama 2 hari ini membuahkan hasil. Belasan personil Jaga Laut BLUD UPTD Raja Ampat berhasil kumpulkan ratusan karung sampah di perairan sekitar. Sampah-sampah itu lalu diangkut menggunakan beberapa angkutan laut.
Kepala BLUD UPTD KKP Raja Ampat, Syafri Tuharea kepada awak media, menyatakan bahwa gerakan bersih bersih sampah ini adalah salah satu program BLUD UPTD KKP Raja Ampat. Kegiatan ini bertujuan melindungi laut dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan laut.
Aksi gerakan bersih laut di Raja Ampat ini menunjukkan rasa peduli terhadap lingkungan laut.
“Laut ini bukan tempat sampah, kita harus jaga,” ujar Syafri
Ia menyebutkan aksi bersih laut ini bukan hanya semata mata tugas Pemerintah, tapi juga menjadi tanggungjawab semua pihak tentang pentingnya menjaga laut.
Selain itu, garakan bersih bersih laut ini menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan di laut.
Syafri menekankan pentingnya menciptakan kesadaran masyarakat untuk menjaga laut.
“Kesadaran itu perluh, bagaimana kesadaran bisa tumbuh agar kita tidak membuang sampah di laut, ” tegasnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah ke Sungai atau Kali, buang sampah kelaut agar sampah tersebut tidak merusak ekosistem laut. (David)














Komentar