SORONG, PBD – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyerahkan secara simbolis bantuan satu unit mobil minibus kepada Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Kota Sorong, Jumat (9/1/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung di halaman SDLB Kota Sorong sebagai bentuk dukungan pemerintah provinsi terhadap peningkatan akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
Gubernur PBD Elisa Kambu menjelaskan bahwa bantuan kendaraan operasional tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk mendukung sekolah luar biasa (SLB) di wilayahnya.
Pada tahun anggaran 2025, pemerintah provinsi melalui sumber dana Otonomi Khusus (Otsus) mengalokasikan empat unit mobil minibus untuk SLB yang tersebar di Papua Barat Daya.
“Untuk tahun ini kita menyediakan empat unit mobil. Satu unit untuk SLB Kota Sorong, satu unit untuk SLB Kabupaten Sorong, dan dua unit untuk SLB di Kabupaten Raja Ampat,” ujar Gubernur PBD Elisa Kambu.
Menurutnya, salah satu kendala utama yang dihadapi siswa SLB yakni akses transportasi dari rumah ke sekolah. Ia menyebut bahwa tidak semua orang tua memiliki kendaraan pribadi, sementara jarak tempuh dan kondisi cuaca sering menjadi hambatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk bersekolah secara rutin.
“Anak-anak ini tinggal di rumah masing-masing, dan tidak semua orang tua punya kendaraan. Apalagi saat hujan, itu menjadi kendala besar. Karena itu pemerintah mencoba memfasilitasi dengan menyediakan kendaraan,” jelasnya.
Mobil minibus tersebut diakui Gubernur akan dikelola langsung oleh pihak sekolah, yang nantinya difungsikan untuk menjemput dan mengantar siswa dari rumah ke sekolah.
Selain itu, dirinya menyampaikan bahwa kendaraan minibus ini dapat digunakan guna mendukung kegiatan pembelajaran di luar sekolah maupun kegiatan ekstrakurikuler.
“Kendaraan (minibus) ini kita serahkan ke sekolah supaya mereka yang mengatur. Bisa menjemput siswa di rumah masing-masing, sehingga mereka tetap bisa belajar tanpa alasan cuaca atau kendala transportasi,” ucapnya.
Ia mengakui bahwa bantuan tersebut memang tidak menyelesaikan seluruh permasalahan pendidikan, namun setidaknya dapat membantu meringankan beban orang tua dan memastikan anak-anak berkebutuhan khusus tetap memperoleh hak pendidikan secara layak.
Selain bantuan kendaraan, Gubernur turut menegaskan bahwa SLB merupakan kewenangan pemerintah provinsi, sehingga seluruh fasilitas pendukung, termasuk gedung dan tenaga pendidik, menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
“Tadi kita lihat jumlah siswa di sini sudah cukup banyak dan pengembangan gedung mulai terbatas. Kedepan, kemungkinan kita akan bangun gedung baru dengan konsep bertingkat untuk menjawab kebutuhan,” ungkapnya.
Elisa Kambu menyoroti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, di era digitalisasi saat ini, semakin banyak orang tua menyadari bahwa anak-anak dengan disabilitas turut memiliki potensi dan kesempatan yang sama untuk berprestasi, bahkan berkarier di sektor swasta maupun pemerintahan.
“Sekarang orang sudah berlomba-lomba menyekolahkan anak-anak mereka ke SLB. Ini satu kesadaran yang luar biasa,” tuturnya.
Sementara itu, Guru SDLB Inpres 73 Kota Sorong, Angger Sukma Nugrahani mewakili Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya atas bantuan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Bantuan satu unit minibus ini sangat berarti bagi kami dan akan difungsikan untuk antar-jemput siswa serta mendukung kegiatan pembelajaran di luar sekolah,” kata Guru SDLB Inpres 73 Kota Sorong, Angger Sukma Nugrahani.
Angger menjelaskan bahwa saat ini SDLB Inpres 73 Kota Sorong memiliki 101 siswa, yang terdiri dari berbagai kategori kebutuhan khusus, seperti hambatan penglihatan, pendengaran, intelektual, fisik, serta anak dengan autisme dan disabilitas ganda.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian yang sangat besar bagi sekolah kami dan anak-anak didik kami,” pungkasnya.
Selanjutnya, mengenakan bis, Gubernur PBD, didampingi Ketua PKK, Pj Sekda, Kepala BPKAD dan pimpinan OPD lainnya menuju SLB Kabupaten Sorong di SP 4 untuk menyerahkan langsung bis sekolah ke pihak sekolah. (Jharu)








Komentar