SORONG, PBD – Ikatan Alumni Holandia Jayapura Papua Barat Daya (PBD) menggelar Lepas Sambut dan Kongres Pertama di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merajut kembali silaturahmi sekaligus mengonsolidasikan peran alumni dalam mendukung pembangunan daerah.
Ketua Panitia, Yanto Ijie, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi rasa rindu para alumni pelajar yang pernah menempuh studi di Jayapura untuk kembali berkumpul dan mempererat persahabatan di Provinsi Papua Barat Daya.
“Kita adalah alumni pribumi di Tanah Papua. Tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat persahabatan dan silaturahmi seluruh alumni, membangun jejaring komunikasi lintas disiplin ilmu, serta berkolaborasi mendukung pembangunan Papua Barat Daya bersama Pemerintah Provinsi,” ujar Yanto.
Ia menjelaskan, Kongres Pertama Ikatan Alumni Holandia Jayapura juga menjadi agenda strategis untuk memilih ketua alumni serta menyusun arah organisasi ke depan agar lebih solid, tertib, dan berkontribusi nyata bagi daerah.
“Yang gampang jangan dibikin susah. Kita satukan komitmen untuk bergerak bersama,” tambahnya.
Mewakili Alumni, Bupati Sorong, Jhony Kamuru membacakan sambutan salah satu alumni yang kini berkiprah di Jakarta sebagai pengacara, Pieter Ell. Ia meminta khusus kepada sahabat semasa kuliah dulu untuk menyusun sambutan yang menyentuh. Ia pun sempat menceritakan masa-masa indah semasa kuliah di Jayapura yang mengundang tawa alumni lainnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, dalam sambutannya mengapresiasi eksistensi dan kontribusi alumni Holandia Jayapura yang dinilainya memiliki peran besar dalam perjalanan pembangunan di Tanah Papua.
“Untuk kemajuan bangsa dan daerah ini, studi Holandia Jayapura adalah salah satu yang paling andal dan membanggakan. Banyak perubahan besar di Tanah Papua lahir dari gagasan para pelajar Holandia, sejak masa-masa sulit hingga sekarang,” ungkap Elisa Kambu.
Gubernur menekankan pentingnya konsolidasi alumni secara teratur dan tertib guna menghimpun seluruh potensi sumber daya manusia yang dimiliki demi kemajuan Papua Barat Daya.
“Perjuangan belum selesai, tugas belum selesai. Tidak ada pilihan lain selain mengonsolidasikan kekuatan yang ada dan bertanggung jawab melanjutkan gagasan besar para senior yang telah meletakkan dasar membawa Papua ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh alumni untuk meninggalkan pola kerja individual dan mulai membangun kolaborasi yang solid sebagai satu kesatuan alumni dari satu kota studi.
“Kita harus menunjukkan jati diri dengan kerja yang baik, tertib, disiplin, dan berkehidupan yang baik. Kongres ini harus melahirkan organisasi alumni yang berkomitmen, dengan satu kepentingan bersama, yakni mendedikasikan diri untuk membangun negeri ini,” pungkas Elisa Kambu.
Kongres Pertama Ikatan Alumni Holandia Jayapura Papua Barat Daya diharapkan menjadi tonggak awal penguatan peran alumni sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah Papua Barat Daya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembacaan deklarasi serta launching Logo dan Mars Ikatan Alumni Holandia Jayapura Papua Barat Daya. Serta diisi hiburan atraktif yang menambah suasana akrab dan kekeluargaan.
Terlihat hadir alumni lainnya yaitu Anggota BP3OKP Papua Barat Daya, Otto Ihalauw, Ketua DPRP PBD, Ortis Sagrim, Wakil Bupati Maybrat, Ferdinando Solossa, Wakil Bupati Tambrauw, mantan Bupati Maybrat Bernard Sagrim dan sejumlah petinggi lainnya. (oke)







Komentar