oleh

Yayasan Al Izzah Tutup Rangkaian MOS dan MOOT Via Daring

 

Sorong – Yayasan Al Izzah Sorong menutup rangkaian Masa Orientasi Siswa (MOS) Baru tahun pelajaran 2021/ 2022. Seluruh unit sekolah dari jenjang TK,SD,SMP, dan SMA menutup kegiatan secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu (17/7/21).

MOS yang dilaksanakan selama satu pekan terhitung sejak Senin (12/7) dilaksanakan serentak di masing-masing unit yang berada di bawah naungan Yayasan Al Izzah Sorong. Beberapa materi disampaikan oleh pakar di beberapa bidang yakni tahfidz Qur’an dan motivator ESQ.

Tidak hanya menjadi peserta, seluruh siswa baru dilibatkan secara aktif dalam proyek keterampilan. SMAIT Peradaban melakukan proyek riset “Liquid Shop”, yang menarik peserta kelas X diarahkan untuk membuat sabun pencuci piring dengan warna oranye.

Sedangkan untuk SMPIT Al Izzah Sorong, siswa diminta mendeskripsikan cita-cita dalam bentuk gambar profesi dan dipresentasikan di dalam forum Zoom. Tidak hanya itu, sebelum acara ditutup siswa diberikan motivasi untuk dapat mengeluarkan potensi diri masing-masing.

Berbeda dengan jenjang SMP dan SMA, untuk jenjang TKIT dan SDIT guru langsung memberikan pendampingan secara intensif di kelas masing-masing. Beberapa hal lucu terjadi pada MOS TKIT Al Izzah. Siswa yang masih berusia 4- 6 tahun yang tergabung dalam Zoom masih terlihat belum bisa focus mengikuti kegiatan yang disampaikan guru pendamping.

Beberapa siswa terlihat menyanyi sendiri, bergaya di depan kamera, dan tidak sedikit yang meminta perhatian dari guru pendamping. Namun hal tersebut tidak mengganggu proses pelaksanaan MOS.

Selain MOS untuk siswa, seluruh jenjang juga mengadakan Masa Orientasi Orang Tua (MOOT). Harapannya dengan adanya MOOT akan ada sinergitas antara sekolah dan orang tua dalam melaksanakan proses pendampingan kepada siswa.

“Di kondisi pandemi ini, sekolah tidak bisa berdiri dan berjuang sendiri, harus ada dukungan dari orang tua , karena kondisi pembelajaran yang tidak seperti biasa, begitupun pengontrolan akhlak, ibadah dan pembiasaan lainnya yang serba online. Disinilah perlu adanya kolaborasi peran dan tanggung jawab antara sekolah dan orang tua. Sinergitas ini tidak cukup formalitas semata, tetapi harus penuh tanggung jawab dan saling mempercayai bahwa pendidikan generasi terbaik ini adalah tanggung jawab bersama,” ujar Ibsan Zakaria Kepala SMPIT Al Izzah saat menutup MOOT.

Pelaksanaan MOS dan MOOT yang dilakukan secara daring menimbang status Kota Sorong yang berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dimasa pandemi COVID 19. (Ay/oke)

Komentar