oleh

Walkot Sorong Resmi Tutup Isoter KM Sirimau, Berikut Alasannya

SORONG, – Recovery Ship Isolasi (isoter) terpadu KM Sirimau resmi ditutup oleh Wali Kota Sorong pada peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang ke-50 yang berlangsung di pelabuhan Sorong, kota Sorong, Papua Barat, Jum’at (17/9/21).

Pada peringatan Hari Perhubungan Nasional, Wali kota Sorong Lambertus Jitmau dengan resmi menutup Recovery Ship Isolasi (isoter) terpadu KM Sirimau yang disaksikan langsung oleh kementerian perhubungan.

Dengan penutupan isolasi terpadu (isoter) KM Sirimau, pemerintah kota Sorong melaksanakan hal tersebut dilandasi dengan semakin menurunnya tren angka kasus terkonfirmasi positif COVID-19 serta meningkatnya angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Sorong saat ini.

“Hari ini saya menutup dengan resmi program isoter KM Sirimau kemudian saya kembalikan kapal KM Sirimau tersebut kepada Menteri Perhubungan, sehingga dapat digunakan kembali sesuai peruntukkan selama ini,” paparnya.

Disambungnya, biarlah kapal KM Sirimau dapat berlayar  melayani masyarakat sebagai salah satu transportasi dari satu pulau ke pulau yang lain, dari Sabang sampai Merauke.

“Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh elemen yang tidak bisa disebutkan satu persatu sehingga angka terkonfirmasi positif dapat menurun sehingga saya dapat menutup isoter KM Sirimau secara resmi yang disaksikan bersama saat ini,” terangnya orang nomor satu di pemkot Sorong.

Penutupan Isoter dan Harhubnas dihadiri pula oleh petinggi Pelindo IV, PT Pelni, KSOP dan pejabat Pemkot Sorong. (Jharu/Oke)

Komentar

News Feed