Unimuda Sorong Komitmen Beri Layanan bagi Penyandang Disabilitas, hingga Sajikan Beasiswa Pendidikan

SORONG, PBD – Dalam upaya memastikan hak dan kebutuhan penyandang disabilitas guna mendapatkan jaminan layanan pendidikan terpenuhi. Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong berkomitmen besar memberikan layanan bagi penyandang disabilitas.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Administrasi Akademik Unimuda Sorong, Ahmad Yulianto saat ditemui Sorongnews.com di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (6/5/24).

“Jauh sebelum itu, kami sudah berkomitmen untuk menerima mahasiswa disabilitas, termasuk kami telah meluluskan mahasiswa disabilitas dari prodi Penjas dan prodi PAUD, yang sudah lulus itu, alumni kami yang disabilitas sudah mengajar,” ujar Kepala Bidang Administrasi Akademik Unimuda Sorong, Ahmad Yulianto saat ditemui Sorongnews.com, Senin (6/5/24).

“Jadi memang tetap kami berkomitmen di Unimuda Sorong untuk memberikan layanan kepada kaum disabilitas, sehingga ada unit sendiri, jadi ada layanan unit disabilitas Unimuda Sorong,” sambungnya.

Lebih lanjut, diakuinya, sebagi bentuk kepedulian pihaknya terhadap penyandang disabilitas, pihaknya menyajikan beasiswa full bagi penyandang disabilitas guna memperoleh hak dalam dunia pendidikan.

“Ada fasilitas beasiswa bagi penyandang disabilitas, mahasiswa disabilitas akan diberikan beasiswa full untuk pendidikannya,” terangnya.

Dibeberkannya bahwa, di kampus berjuluk jas merah itu, terdapat 3 program studi (prodi) yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas, sehingga ketiga prodi tersebut menjadi sentral untuk pendidikan inklusif di kampus.

“Untuk saat ini prodi untuk disabilitas ada prodi Penjas (Pendidikan Jasmani), prodi PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan prodi PTI (Pendidikan Teknologi dan Informasi), itu menjadi sentral untuk pendidikan inklusif di kampus,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, dijelaskannya, dosen hingga tenaga pendidik dituntut senantiasa memberikan layanan terbaik dan spesial kepada mahasiswa penyandang disabilitas, sehingga hal tersebut merupakan komitmen pihak kampus untuk memberikan memperhatikan lebih terhadap penyandang disabilitas.

“Dari kinerja dosen dan tenaga pendidik itu melibatkan disabilitas, jadi bukan hanya menerima mahasiswa, tetapi juga terjun ke lapangan untuk memberikan layanan kepada disabilitas, memang berkomitmen dalam memberikan pelayanan,” jelasnya.

Kemudian, disebutkannya bahwa, sebagai bukti komitmen kepedulian terhadap penyandang disabilitas, Unimuda Sorong membuka kuota tak terbatas terhadap penyandang disabilitas, sebagai program prioritas yang dihadirkan pihak kampus.

“Untuk kuota disabilitas tidak terbatas, jadi untuk disabilitas yang ingin melanjutkan pendidikan, 100 persen kami akan terima di Unimuda Sorong, sebagai bentuk layanan kami kepada penyandang disabilitas, ini merupakan program prioritas bagi kampus kami untuk memberikan layanan kepada seluruhnya, bukan hanya pada masyarakat umum, termasuk juga penyandang disabilitas,” sebutnya.

Ditambahkannya bahwa, untuk menunjang keperluan layanan pendidikan bagi penyandang disabilitas, pihaknya kampus telah menyiapkan rumah miltikultural sebagai sarana penunjang, termasuk sarana penunjang bagi penyandang disabilitas.

“Kami menyediakan sarana pendukung bagi penyandang disabilitas, sangat menarik kami memiliki rumah multikultutal, fasilitas rumah multikultutal ini bukan hanya diberikan kepada penyandang disabilitas saja, melainkan multikultutal, kebudayaan gabung, seluruh suku ada untuk menempati fasilitas itu, dapat memberikan layanan untuk penyandang disabilitas,” tambahnya. (Jharu)

___

Komentar