UM Sorong Wisuda 387 Mahasiswa, Prodi Matematika Pecah Rekor IPK 3,95

SORONG,- Universitas Muhammadiyah Sorong (UM-Sorong) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana Ke-XVII yang berlangsung di Aimas Convention Center (ACC), Aimas Kabupaten Sorong, Papua Barat, Selasa (14/12/21).

Sebanyak 387 mahasiswa yang terdiri dari 7 Fakultas, 14 Program Studi diwisuda langsung oleh Rektor UM-Sorong.

___

Dari seluruh wisudawan ditetapkan lulusan terbaik tingkat universitas Muhammadiyah Sorong predikat pujian yaitu Sri Ratna Desita dengan memperoleh IPK 3,95 berasal dari program studi pendidikan matematika dan lulusan tercepat predikat sangat memuaskan yaitu Aprilio Domatubum berasal dari progam studi sosiologi dengan memperoleh IPK 3,51 dengan masa studi selama 3 tahun 10 bulan 1 hari.

Selain lulusan terbaik tingkat universitas, ditetapkan juga lulusan terbaik ditiap program studi yakni Abraham M. Mayor (IPK 3,58) predikat sangat memuaskan dari program studi ilmu sosial, Ana Purwaningsih (IPK 3,89) predikat pujian dari program studi menajemen, Ilham (IPK 3,56) predikat sangat memuaskan dari program studi menajemen sumber daya perairan, Yonatan Su (2,83) predikat memuaskan dari program studi pengolahan hasil perikanan, Ria Resty Paparang (IPK 3,84) predikat pujian dari program studi agroteknologi, Apriana Ema Liarian (IPK 3,86) predikat pujian dari program studi kehutanan, Ahmad Januar (IPK 3,63) predikat pujian dari program studi teknik sipil, Novi Nur Agraini (IPK 3,68) predikat pujian dari program studi teknik informatika, Rio Dimas Syahputra (3,65) predikat pujian dari program studi teknik industri, Nurjannah Amir (IPK 3,73) predikat pujian dari program studi ilmu hukum, Azmila (IPK 3,82) predikat pujian dari program studi pendidikan bahasa Inggris.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong, Muhammad Ali mengatakan bahwa terkait dengan lanjutan program studi strata dua wisudawan yang berprestasi, universitas melihat kriteria tersebut dari segi akreditasi unggul.

“Wisudawan yang mampu menguasai bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, kami dorong untuk melanjutkan pendidikan studinya keluar negeri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menuturkan bahwa program studi pendidikan matematika untuk pertama kalinya menjadi program studi yang mencetak wisudawan terbaik tingkat universitas tahun ini.

“Sekian lama, tahun ini lulusan terbaik berasal dari pendidikan matematika yang mampu melampaui program studi lainnya, sehingga kami tidak membayangkan itu,” Kata Rektor UM Sorong.

Pada kesempatan yang sama, Ia menyampaikan kepada wisudawan yang lulus untuk memberikan hal yang terbaik kepada orang tua, serta senantiasa memuliakannya.

“Setinggi apapun predikat akademik yang dimiliki seseorang, tidak akan mampu membalas kebaikan kedua orang tua, gelar yang diperoleh bukan karena prestasi sendiri, tetapi terdapat dukungan dan iringan doa yang menyertai kita,” ungkap Rektor UM Sorong, Muhammad Ali.

Ditambahkannya, Rektor berpesan selama menempuh proses perkuliahan dapat diimplementasikan ketika terjun kemasyarakat.

“Oleh karena itu, kepada wisudawan saya berpesan selama menempuh proses perkuliahan, bahwa teori adalah sebuah pancingan buat kita untuk mempersiapkan diri dalam menyesuaikan diri ketika terjun langsung kemasyarakat,” terang Muhammad Ali.

Tampak hadir ditengah Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana ke-XVII Universitas Muhammadiyah Sorong yakni Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani, Anggota DPD RI, Sanusi Rahaningmas, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Sorong, Pimpinan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Se-kota Sorong, Forkompinda Kota Sorong, Pimpinan tinggi TNI-Polri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (Jharu)

___ ___

Komentar