Terungkap, 7 Anak Kampung Maibo Kabsor Terjangkit Stunting

KABUPATEN SORONG, PBD – Sebanyak 7 anak di Kampung Maibo, Klalin IV, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, terjangkit stunting.

Hal ini disampaikan Kepala Kampung Maibo, Sudin Simurut saat ditemui Sorongnews.com, usai buka puasa bersama dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Sorong bertempat di Masjid Al Jabal, Kampung Maibo, Kabupaten Sorong,bSenin (8/4/24) malam.

“Kami di Maibo stunting cukup tinggi juga, sekitar ada 7 anak. Kami sementara masih pakai dana desa, untuk memberikan makanan kepada anak-anak yang kurang gizi, sehingga kita lihat apa yang bisa kita lakukan menggunakan dana desa,” beber Kepala Kampung Maibo, Sudin Simurut saat ditemui Sorongnews.com, Senin malam (9/4/24).

Lebih lanjut, diakuinya, sebagai Kepala Kampung Maibo, dirinya melihat situasi perekonomian di Kampung yang dipimpinnya dinilainya rumit, lantaran jangkauan akses yang terkendala.

“Saya melihat situasi di Kampung Maibo ini agak cukup rumit juga, terkendala. Artinya kami Papua Muslim memiliki jangkauan agak rumit juga untuk mencari kebutuhan ekonomi,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, dirinya blak-blakan telah menyampaikan permasalahan stunting kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Sorong agar kedepannya segera dapat ditindaklanjuti.

Diungkapkanya, Pemerintah Kampung diminta untuk memberikan data kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terkait segudang persoalan yang terjadi, termasuk persoalan stunting yang begitu signifikan di Kampung tersebut.

“Kami sampaikan ke Pj Gubernur Papua Barat Daya agar mudah-mudahan kedepannya kita bisa dibantu dan Pj tadi menjawab pasti, yang penting Kepala Kampung data dulu, data selesai dan masukan disana, Pj Gubernur minta data dari Kampung,” tandasnya.

Ditambahkannya, di Kampung Maibo memiliki 170 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk mencapai 500 jiwa.

“Di Kampung ini ada 170 KK, dengan jumlah 500 jiwa, lebih banyak perempuan, banyak juga anak-anak disini” tambahnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad mengungkapkan bahwa, dirinya melihat secara sepintas banyak anak yang menurutnya tergolong stunting, sehingga dirinya langsung mengonfirmasi kepada Kepala Kampung Maibo. Setelah dikonfirmasi, ternyata benar, sebanyak 7 anak terjangkit stunting.

“Jujur saja sepintas saya melihat itu banyak yang tergolong stunting, jadi saya ikuti banyak yang usianya sudah 6 tahun tetapi pertumbuhannya seperti 3 dan 4 tahun. Setelah saya konfirmasi kepada Kepala Kampung, ternyata benar, apa yang saya duga, stunting termasuk banyak disini,” ungkap Pj Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad.

Mantan Kepala Bappeda Papua itu menerangkan, pihaknya akan segera melakukan program bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sorong guna menanggapi permasalahan-permasalahan yang terjadi di Kampung Maibo, termasuk persoalan stunting yang cukup signifikan di Kampung itu.

“Saya kira kita perlu membuat program bersama antara Provinsi dengan Kabupaten agar menyelesaikan masalah-masalah sosial yang ada di Kampung ini, termasuk kampung yang berdasarkan data memang stuntingnya tinggi dan kita lihat banyak keterbatasan disini, kami akan berkoordinasi dengan Pj Bupati Sorong apa yang kita harus lakukan,” terangnya. (Jharu)

___

Komentar