Tegakan Perda di Raja Ampat, Ini Komitmen Kasat Pol PP !!

RAJA AMPAT, PBD –Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol- PP) Raja Ampat mengangkat strategi kolaborasi instansi teknis penegak Peraturan daerah (Perda). Hal ini guna maksimalkan Peraturan daerah (Perda) di Kabupaten Raja Ampat.

Kepala Sat Pol –PP Raja Ampat, Apolos A. Bedes, S.IP, M.Si menerangkan, strategi kolaborasi instansi penegak ini diangkat dikarenakan OPD teknis berjalan sendiri sendiri, sehingga Perda yang ditetapkan tidak berjalan maksimal, bahkan tidak efektif.

___

“Melatar belakangi saya untuk mengangkat strategi kolaborasi instansi teknis penegak Perda di Raja Ampat. Agar kedepan perubahan ini bisa mengakomodir kepentingan Pemerintah daerah dan juga masyarakat Raja Ampat, ” imbuhnya kepada wartawan di kantornya, Rabu (6/9/2023).

Sebagai contoh kata Bedes, proyek perubahan jangka pendek yaitu peraturan daerah tentang tata ruang, salah satunya pasar Mbilim Kayam yang kondisinya terlihat tidak layak.

Dalam memaksimalkan Perda di Raja Ampat, strategi yang digunakan adalah merelokasikan pasar Mbilim Kayam ke pasar yang baru.

Kemudian lanjut Bedes, untuk jangka menengah telah dirancang Peraturan bupati (Perbub) tim penegak Perda yang mana didalamnya terdapat Penyidik Pegawai Negeri Sipil PPNS.

“Kami akan membentuk tim PPNS yang melakukan koordinasi dengan pihak instansi teknis, pihak Kejaksaan dan pihak Kepolisian, ” jelasnya.

Disamping itu tambah Bedes, pihaknya juga telah merancang peraturan daerah tentang ketertiban, agar diketahui dan dilegitimasi oleh masyarakat luas lewat media massa.

Ia mengharapkan Perda jangka panjang yang dibuat kedepan menjadi acuan penegakkan Perda di kabupaten Raja Ampat.

“Tidak serta merta Perda dibuat begitu saja tapi memberikan dampak positif bagi masyarakat dan investor yang investasi di Raja Ampat, ” pungkasnya. (Kevin)

___ ___

Komentar