Suasana Haru, Orang Tua Lepas 120 Siswa ke MAN IC Sorong

KABUPATEN SORONG, PBD – Bertempat di aula Ainun Habibie MAN IC SP 4, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, dilaksanakan penyambutan siswa baru angkatan VIII tahun 2023/2024 sekaligus studium generale, Sabtu (15/7/23).

Ketua panitia SNPDB tahun 2023, Lukman Santoso melaporkan bahwa Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) di MAN IC Sorong diikuti 5 Provinsi dengan jumlah pendaftar 530 orang, kemudian yang lolos berkas 491 orang, dilanjutkan dengan mengikuti tes CBT secara serentak di 23 MAN IC seluruh Indonesia.

___ ___ ___ ___

Dari 491 calon siswa kemudian diambil 120 orang terbaik. Diantaranya peserta didik dari NTT, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sorong, kota Sorong, Fak-Fak, Kaimana, Sorong Selatan dan Manokwari.

Selanjutnya120 siswa kelas X ini akan mengikuti Masa taaruf siswa madrasah (Matsama) selama 3 hari dan masa matrikulasi pelajaran Matematika, serta karantina selama sebulan.

“Karantina ini dimaksudkan bahwa siswa tidak boleh berkomunikasi dengan orang tuanya, hp-nya semua disita. Alasannya untuk memberikan pelatihan kemandirian, supaya memang betul-betul anak-anak itu terlatih untuk kebiasaan penggunaan alat komunikasi,” terang Lukman.

Iapun mengimbau kepada orang tua agar mempercayakan sepenuhnya pendidikan anak-anak di Madrasah dan berharap orang tua dapat mendoakan anak-anaknya.

“Jangan terlalu banyak memikirkan anak-anak, bagaimana makannya, bagaimana minumnya, bagaimana tidurnya, semua di sini sudah disiapkan oleh negara, termasuk tim kesehatannya juga ada. Sehingga orang tua tinggal berdoa saja mudah-mudahan anak-anaknya bisa kerasan, bisa belajar disini dengan baik,” imbau Lukman.

Kepala kemenag kabupaten Sorong, Andris Sani, S.Pak, mengingatkan komunikasi harus terus terjaga antara orang tua dan pihak sekolah, menyangkut pembelajaran. Serta Ia  berpesan kepada siswa agara patuh dan taat mengikuti aturan sekolah.

“Sekolah disini untuk dididik menjadi manusia yang berhasil. Manusia unggulan yang berakhlak mulia,” sebut Andrias.

Sementara itu, Kepala MAN IC, Ismail Betawi mengatakan bahwa ada program unggulan di MAN IC yaitu kesehatan, teknik, ekonomi budaya dan ekonomi bisnis.

Sebagai sekolah berbasis sains, MAN IC menargetkan lulusannya memiliki kemampuan di bidang sains sekaligus agama.

“Harus seimbang antara ilmu agama dan ilmu sains. Ilmu sains ini sangat berguna dimanapun nanti profesinya. Mau jadi pegawai, TNI, Polisi, dokter, pengusaha, semuanya bermula dari ilmu sains,” pesan Ismail.

Selanjutnya, orang tua diberikan kesempatan bertemu untuk terakhir kalinya dengan anak-anak mereka. Suasana haru menyelimuti, ketika harus melepas anak mereka untuk dididik, dibina dan dilatih menjadi pribadi mandiri yang unggul. (oke)

___ __

Komentar