Suasana Haru Banjiri Simulasi LKO SAR Armada III di Dermaga Lantamal XIV

SORONG, PBD – Suara tangis sejumlah warga pecah, usai korban kecelakaan di perairan Sorong yang dievakuasi menggunakan sejumlah kapal patroli TNI AL tiba di dermaga Lantamal XIV Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (14/5/24).

Dengan sigap dan cepat petugas kesehatan dan personil gabungan mengevakuasi korban satu persatu di sejumlah tenda yang sudah disiapkan diatas dermaga.

Hal itu merupakan salah satu materi simulasi dalam rangka Latihan Kesiapsiagaan Operasional Search (LKO SAR) yang digelar Koarmada III.

Panglima Koarmada III, Laksamana Muda TNI Hersan dalam keterangannya ditengah-tengah giat Simulasi mengatakan bahwa LKO SAR merupakan latihan yang diselenggarakan oleh Mabes TNI dalam rangka penggunaan kekuatan untuk mencapai kesiapsiagaan yang tinggi dalam menghadapi kontijensi di wilayah Kotamaops TNI.

“Dimana sesuai Undang-undang RI Nomor 34 tahun 2004, TNI mempunyai tugas pokok melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara, oleh karena itu Koarmada III selaku Kolakops TNI dari Koarmada RI dituntut untuk senantiasa memiliki kesiapsiagaan yang tinggi dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman di wilayah kerja yang menjadi tanggung jawabnya secara berhasil dan berdaya guna,” terang Pangkoarmada III.

Lanjutnya, bahwa wilayah kerja Koarmada III memiliki kerawanan yang harus dihadapi dengan menyiapkan Rencana Tindakan Kontijensi (Rentinkon). Dalam rangka menguji kesiagaan Koarmada III, Mabes TNI melaksanakan rangkaian Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) guna merevisi dan menguji Rentinkon Koarmada RI, dengan mengambil tema “Koarmada III Melaksanakan Operasi Pencarian dan Penyelamatan/SAR di Wilayah Perairan Papua Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”.

“Dari simulasi tadi dapat kita lihat bahwa semua komponen siap dalam menghadapi kesiapsiagaan bila terjadi bencana atau musibah. Kita berharap agar sinergitas dan kolaborasi semua elemen, TNI, Polri, Pemerintah daerah dan masyarakat apabila menghadapi suatu kejadian bisa ditangani segera, sehingga tidak memakan banyak korban jiwa,” ujar Pangkoarmada.

Peserta Latihan ini sebanyak 715 orang gabungan dari TNI Polri, KPLP Sorong, SAR Sorong, KSOP Kelas 1 Kota Sorong, BMKG Sorong dan 77 Tenaga Medis di Wilayah Sorong.

Adapun Alutsista atau material yang terlibat adalah KRI Gulamah-869, KRI Tatihu-853, KRI Sura-802, KAL Wayag, KAL Tornado, Patkamla Jefman, TD Umsini, TD Irau, G7 Lantamal XIV, X2 Lantamal XIV, RBB Satkopska dan Ambulance di wilayah Kota, KP. Polairud dan KN SAR RB 22.

Terlihat hadir dalam simulasi LKO SAR, Kapoksahli Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Ridwan Prawira, perwakilan Mabes TNI, Kepala BMKG Sorong, perwakilan Basarnas Sorong, Danlantamal XIV Sorong, dan sejumlah PJU lainnya. (Oke)

___

Komentar