oleh

Siapkan Diri Anda, PLN Akan Padamkan Listrik Selama 10 Jam Akhir Pekan Ini

SORONG,- PLN UP3 Sorong akan melakukan pemadaman listrik baik kota dan kabupaten Sorong untuk pemeliharaan pembangkit yang akan dilaksanakan pada Minggu (27/3/22) pukul 22:00 WIT dan akan dinyalakan kembali pada Senin (28/3) pukul 08:00 WIT.

Kepala PLN UP3 Sorong, Martha Adi Nugraha dalam zoom metting bersama insan pers dan manajemen PLN UP 3 Sorong, Kamis (24/3/22) mengatakan bahwa pemadaman pada Minggu malam bertujuan  untuk pemeliharaan pembangkit dan transmisi guna meningkatkan kehandalan pasokan listrik.

“Jadi team PLN ini akan berupaya keras karena kita bekerja dini hari dan malam hari hingga kegiatan masyarakat bisa berjalan dengan lancar dan tidak terganggu. Mengingat di hari Minggu pagi ada kegiatan peribadatan dan aktifitas rumah tangga seperti mencuci, sehingga pemadaman Kami ambil malam hari dengan pertimbangan warga menjelang istirahat, hingga Pagi sekitar jam 8. Kami berharap bisa tepat waktu, bahkan sebelum jam 8 sudah dapat normal kembali,” urai Martha Adi.

Sementara itu, untuk memastikan pekerjaan selesai tepat waktu 70 personil akan dikerahkan untuk pekerjaan pada PLTMG Arar. Pemadaman ini juga tidak padam secara total atau keseluruhan namun ada beberapa titik baik dikota/kabupaten yang akan tetap menyala, terutama objek vital seperti Rumah Sakit, Kepolisian dan TNI, hal ini tentunya berkaitan dengan adanya sedikit pasokan listrik dari sejumlah PLTD.

Untuk itu dihimbau kepada seluruh warga masyarakat agar bisa mengisi alat-alat elektronik seperti hp, laptop, lampu emergenci, pengisian air untuk keperluan mandi dan masak memasak, serta tentunya semua hal yang berkaitan dengan listrik.

“Kami juga mengimbau kepada warga untuk menyiapkan stok air pada malam hari hingga pagi hari, jika menggunakan lilin agar dapat meletakan di tempat yang aman dan mengunci pintu rumah dan pagar untuk memastikan keamanan rumah disaat listrik padam,” imbau Adi.

Ditambahkan Adi bahwa pemeliharaan pembangkit di PLTMG MPP 50 Mega Watt didukung tim Indonesia Power yang akan melakukan perawatan, pergantian alat sekaligus melakukan screening terhadap potensi-potensi yang dapat menyebabkan kegagalan operasi. Dimana alat pembangkit ini beroperasi selama 7 x 24 jam sehingga perlu perawatan berkala.

Perlu diketahui, bahwa sebelumnya pernah terjadi gangguan pada pembangkit milik PLN sehingga menyebabkan pemadaman sekitar 18 jam pada bulan Juli tahun 2021 dan Januari 2022 pemadaman selama 8 Jam. Sehingga dengan pemeliharaan ini perlu dilakukan agar dapat meminimalisir terjadinya pemadaman menyeluruh atau Black Out yang disebabkan kegagalan pembangkit dan transmisi serta percepatan Recovery Time ketika terjadi pemadaman di masa yang akan datang, terutama disaat cuaca ekstrim.

Pihak PLN juga telah melakukan upaya dengan melakukan komunikasi dengan sejumlah stake holder diantaranya, Wali Kota Sorong, Danrem 181/PVT, Dandim 1802 Sorong dan pemangku kebijakan lainnya agar tetap dapat berjalan dengan baik rencana pemadaman tersebut. (Mewa)

 

Komentar