Sempat Galau hingga Makan Jambu Bersama, Muhlis Hafel Kini Jabat Direktur UT Sorong

SORONG, PBD – 3 Pejabat di Universitas Terbuka (UT) Sorong secara resmi dilantik oleh Rektor UT Pusat, Prof. Ojat Darojat, pada Jumat (19/5/23) lalu. Ketiganya saat ini memimpin jabatan strategis dilingkungan civitas akademika UT Sorong.

Sebelumnya, Universitas Terbuka telah menyelenggarakan Upacara Pelantikan Pejabat pada Jumat (19/5/23) lalu, secara hybrid yaitu secara luring di Ruang Sidang Lantai 2 Wisma 1 UT Pusat Pondok Cabe, serta secara daring melalui Zoom Meeting.

___

Diketahui, UT telah melantik sebanyak 149 pejabat di lingkungan UT daerah di seluruh Indonesia dan UT luar negeri, serta 1 pejabat lainnya di lingkungan UT Pusat.

Ketiga Pejabat UT Sorong yang resmi dilantik itu diantaranya, Dr. Muhlis Hafel sebagai Direktur UT Sorong, Roman Hadi Saputro, M.IP sebagai Koordinator Registrasi, Pembelajaran, dan Ujian UT Sorong serta Delisa Chitra Sari, S.Kom. sebagai Kasubbag TU dan Marketing UT Sorong.

Pelantikan ketiga Pejabat dilingkungan UT Sorong itu berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Terbuka Nomor 2696 S.D. 3209/UN31/HK.02/2023 tanggal 16 Mei 2023.

Saat ditemui Sorongnews.com, Direktur UT Sorong, Dr. Muhlis Hafel menceritakan awal mula sehingga dirinya saat ini menduduki jabatan orang nomor satu di UT Sorong.

Dikatakannya bahwa, pada Rabu malam (17/5/23), dirinya bersama 2 pejabat lainnya terkejut mendapatkan kiriman email masing-masing, yang berisikan surat undangan menghadiri pelantikan.

“Awalnya, pada tanggal 17 Mei 2023 malam, kami terkejut dikirimi surat undangan pelantikan. Dalam pelantikan itu, kami tidak menyebarluaskan undangan itu keluar, karena masih bersifat rahasia, sehingga kami bertiga tidak memberitahukan siapapun, termasuk staf yang ada di UT Sorong dan juga kepada media. Kami diimbau oleh Direktur UT Sorong sebelumnya untuk tidak menyebarluaskan informasi ini dan menunggu keputusan resmi dari pusat,” ungkap Direktur UT Sorong, Dr. Muhlis Hafel saat ditemui Sorongnews.com di ruang kerjanya, UT Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (5/6/23).

Sambungnya, sebelum resmi menduduki jabatan
Direktur UT Sorong, dirinya bersama 2 pejabat UT berasal dari daerah lainnya memenuhi undangan khusus UT Pusat.

“Saya juga bingung karena memang jabatan ini belum pernah saya bayangkan sebelumnya. Akan tetapi, saya telah dipanggil bersama teman dari Ambon dan Bandung, kami bertiga dipanggil khusus di Jakarta dan Tanggerang, namun saya tidak mengetahui akan dilantik menjadi Direktur UT Sorong,” sambungnya.

Tak hanya itu, disebutkan lulusan program Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia tahun 2015 bahwa dirinya sempat galau dan berpikir matang terkait rencana besar yang akan dirinya lakukan demi kemajuan UT Sorong kedepannya.

“Saya sempat galau dan berpikir apa yang saya harus lakukan kedepannya, karena saya belum pernah membayangkan bahwa akan memimpin teman-teman disini. Pada prinsipnya, kami semuanya di UT Sorong berteman baik, Alhamdulillah setelah dilantik, teman-teman semuanya menerimanya dan mendukung saya sebagai Direktur mereka,” sebutnya.

Pada kesempatan yang sama, Mantan Manajer Registrasi dan Asesment UT Sorong ini menuturkan, pada saat pelantikan, dirinya bersama dua pejabat lainnya yang akan dilantik merahasiakan kepada seluruh keluarga besar UT Sorong, sehingga menyusun skema agar tidak diketahui oleh siapapun.

“Pada saat pelantikan itu, teman-teman tidak ada yang tau, kita rahasiakan, bahkan ada beberapa yang bertanya, ada kegiatan apa didalam. Tak lama kemudian, selesai pelantikan dilaksanakan, ada yang mengetahuinya dan memanggil teman-teman semuanya, hingga kaget kalau ada Direktur baru,” tutur lulusan program Magister Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun 2004 itu.

Dibeberkannya bahwa, sebelum dilaksanakan pelantikan, dirinya bersama staf lainnya menyempatkan diri makan jambu bersama tepat di halaman belakang kantor UT Sorong sambil berbincang hangat sembari mengenakan pakaian olahraga.

“Saat itu, saya masih menggunakan pakaian olahraga, pagi sebelum kami bertiga dilantik, kami sempat makan jambu sama-sama dibelakang kantor, ngobrol dan bercerita disana, dan pada akhirnya setengah jam sebelum pelantikan, saya langsung mengganti pakaian,” bebernya.

Ditambahkannya, saat sebelum dilaksanakan pelantikan, dirinya sempat melarang siapapun untuk menggunakan kendaraan yang kerap kali dirinya gunakan.

“Saya larang siapapun itu untuk menggunakan mobil. Mobil yang saya gunakan selama ini sering dipakai oleh bendahara dan lainnya, saya larang dulu, karena didalam ada jas, takutnya apabila mobil digunakan, berarti jas yang harusnya saya pakai pada saat pelantikan tidak dapat saya kenakan, sehingga saya batasi dan larang,” ucapnya.

Selanjutnya, sebagai Direktur UT Sorong yang baru, dirinya berkomitmen untuk terus menjaga integritas Universitas Terbuka hingga menjalankan roda civitas akademika sesuai dengan visi dan misi yang telah dicanangkan UT Pusat.

“Tentunya, terus menjaga integritas, menjaga kekompakan, membangun kecintaan mendalam terhadap Universitas Terbuka, hingga menjalankan visi dan misi Universitas Terbuka, itu penting dan amanah. Sehingga dengan ini, kami akan menambah jumlah mahasiswa dan melakukan strategi untuk mengadakan event ataupun kegiatan berskala besar dan turut berpartisipasi dalam event yang diselenggarakan,” harap Mantan Direktur Center for Ellection and Political Party (CEPP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara itu.

Disisi lain, ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya Muhlis Hafel sebagai Direktur UT Sorong berdatangan dari berbagai pihak, tak terkecuali datang dari Pimpinan Redaksi dan segenap Keluarga Besar Sorongnews.com.

“Selamat dan sukses atas dilantiknya pak Muhlis sebagai Direktur UT Sorong, pak Roman sebagai Koordinator Registrasi, Pembelajaran, dan Ujian UT Sorong serta ibu Chitra sebagai Kasubbag TU dan Marketing UT Sorong. Semoga dengan amanah baru ini, dapat memberikan kemajuan besar untuk UT Sorong kedepannya, ” kata Pimpinan Umum Sorongnews.com, Efa Rubawati Syaifuddin didamping Pimpinan Redaksi Sorongnews.com, Olha Irianti Mulalinda di ruang kerjanya, UT Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (5/6/23).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sorongnews.com, pelantikan pejabat ini merupakan upaya UT untuk terus berusaha mencapai level yang lebih tinggi lagi, guna meningkatkan kualitas tata kelolanya, sehingga bertujuan terus menjaga kualitas layanan, proses, sistem, dan produknya.

Sementara itu, Direktur UT Sorong sebelumnya, Safriansyah, M.Si saat ini menjabat sebagai Direktur UT Gorontalo. (Jharu)

___ __ ___ ___

Komentar