oleh

Satu Jenazah Perdagangan Orang Di Jayapura Tiba Di Sorong

SORONG,- Jenazah Fatmawati Baraweri telah tiba di Kota Sorong hari ini Rabu (25/5/22) Fatma sendiri merupakan korban dari minuman racikan dari pemilik penginapan pandawa yakni Hendrik Sitorus, yang telah meninggal di Rs dr. Seodibyo AL Jayapura, dua minggu sebelum terjadinya kejadian yang sama oleh beberapa rekan-rekan lainnya.

Stefanus Tugerfai, salah satu ayah korban saat ditemui usai menyampaikan aspirasi dari pihak keluarga kepada DPRD Kota Sorong mengatakan bahwa, Pihak keluarga korban meminta agar secepatnya jenazah-jenazah tersebut segera dipulangkan ke Kota asal mereka yaitu Sorong.

“Maksud kedatangan kami ke DPRD untuk mengusulkan secepatnya jenazah-jenazah ini dipulangkan ke Sorong keluarga masing-masing, itu saja yang kami minta,” ujar Tugerfai.

“Kalau sampai jenazah tidak ditibakan di Kota Sorong kami akan turunkan massa yang lebih banyak lagi dari yang hari ini datang ke kantor DPRD,” ungkapnya.

Dirinya pun menceritakan bahwa anaknya pun sempat mengalami masa kritis namun pada Pukul 03 : 00 Wit (Pagi) dini Hari telah dinyatakan meninggal dan bahkan sampai saat ini belum bisa bayar biaya rumah sakit di Jayapura karena tidak memiliki uang.

“Sampai saat ini Jenasah anak saya masih di rumah sakit, terus saya pun di telpon dari keluarga yang ada di Jayapura untuk tanyakan bagaimana dengan biaya rumah sakit, sedangkan biayanya hampir mencapai 10 Juta Rupiah belum lagi korban lainnya yang berbeda-beda rumah sakit,” terangnya.

“Kami keluarga masih terus berusaha disini agar semua bisa terselesaikan sehingga anak-anak kami ini bisa dipulangkan dan dimakamkan dengan secara baik-baik disini,” sambungnya.

Sehingga keluarga berharap agar Hendrik Sitorus dapat mempertanggungjawabkan semua perbuatannya dan turut menyelesaikan biaya-biaya rumah sakit sampai pada keberangkatan dari lima jenazah yang masih ada di Jayapura. (Mewa)

Komentar