Satlantas Sorong Kota, Akan Wajibkan BPJS Kesehatan Setiap Urus SIM dan STNK

SORONG,- Pemerintah dalam aturan terbaru mewacanakan wajib menyertakan BPJS Kesehatan dalam pengurusan sejumlah administrasi penduduk, salah satunya dalam pengurusan SIM dan STNK. Pro dan Kontra ditengah masyarakat pun masih terus terjadi.

Guna menyikapi hal tersebut, Sorongnews.com mencoba mencari informasi terkait hal tersebut ke Satlantas Polres Sorong Kota. Kasat Lantas Polres Sorong, IPTU Ryo Guntur Triatmoko dijumpai di kantor Sat Lantas Sorong Kota, Senin pagi (28/2/22), membenarkan bahwa mereka kedepannya Satlantas Sorong Kota akan mewajibkan setiap pengurusan SIM dan STNK mengunakan PBJS kesehatan, pasalnya hal tersebut sudah menjadi Kebijakan pemerintah daerah.

___

Ia mengatakan Satlantas Sorong Kota masih menunggu Kebijakan dari atasan, dalam hal ini pembina fungsi Direktorat Polda Papua Barat.

“Sampai dengan saat ini, kami di Satlantas Sorong Kota belum menerapkan BPJS kesehatan dalam pengurusan SIM dan STNK. Karena masih menunggu kebijakan dari pimpinan tertinggi dalam hal ini pembina fungsi Direktorat lalu lintas Polda Papua Barat,” ungkap Kasat Lantas.

Kata dia, BPJS kesehatan telah menjadi kebijakan pemerintah daerah sehingga Satlantas Sorong Kota wajib melaksanakan kebijakan tersebut.

“Jadi dalam artian masyarakat yang akan mengurus SIM maupun perpanjangan STNK dan sebagainya, itu wajib menunjukkan keikutsertaan masyarakat dalam BPJS kesehatan,” terang Kasat Lantas.

Untuk teknis kebijakan tersebut dikatakan Kasat Lantas, mereka masih menunggu pembina fungsi Direktorat Polda Papua Barat.

Sementara itu kegiatan razia lalu lintas, Kasat Lantas mengatakan. Tujuan utama dilaksanakan kegiatan razia lalu lintas adalah untuk menertibkan pengendara baik motor maupun mobil, pasalnya pelanggar lalu lintas semakin meningkat sehingga bisa berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang fatal.

Selain melakukan razia lalu lintas, Satlantas Sorong Kota juga, mencoba memberikan edukasi kepada masyarakat Kota Sorong, Papua Barat, agar dalam mengendara kendaraan bermotor selalu memakai helm dan memperhatikan surat-surat, seperti SIM dan STNK.

“Kami harapkan kepada masyarakat dengan dilaksanakan swiping, masyarakat bisa tertib berlalu lintas. Dan apabila tidak ada petugas kami di jalan masyarakat bisa tertib lalu lintas, mudah saja yang pakai kendaraan bermotor, harus pakai helm dan lengkapi dirinya dengan surat-surat SIM, STNK dan sebagainya,” demikian pungkasnya. (Fatrab)

___ __ ___ ___

Komentar