RRI Gaungkan GCM, Pj Gubernur Papua Selatan Ajak Milenial dan Gen Z Gunakan Hak Suara

MERAUKE, PAPUA SELATAN – Radio Republik Indonesia (RRI) Merauke menggaungkan gerakan cerdas memilih (GCM) menuju pemilih cerdas 14 Februari 2024 yang dikemas dengan kegiatan senam bersama di lapangan Mandala Merauke, Sabtu (22/7/23).

Pantauan Sorongnews.com, GCM yang diwarnai pembagiaan doorprize menghadirkan bintang tamu Penjabat (Pj) Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, Komandan Korem (Danrem) 174/Anim Ti Waninggap (ATW), Brigjen TNI Agus Widodo, Ketua KPU Provinsi Papua Selatan, Theresia Mahuze beserta anggota, Ketua Bawaslu Papua Selatan, Marman dan anggota.

___ __

Pj Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo dalam sambutannya menuturkan, pemilu 2024 merupakan agenda nasional yang harus disukseskan.

Oleh karena itu, Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan memberikan suara pada pemilu presiden, DPD RI, DPR RI, DPR Provinsi, DPR Kabupaten/Kota 14 Februari 2024 mendatang.

“14 Februari 2024 adalah hari kasih sayang dan hari kasih suara. Supaya kita dapat memilih pemimpin nasional 5 tahun kedepan dan calon anggota DPD, DPR RI, DPRP, DPRK,” ucap orang nomor satu di Papua Selatan.

“Mari kita semua terutama kaum milenial sebagai pemilih pemula yang berusia 17 tahun, datang ke tempat pemungutan suara untuk memberikan hak suara,” imbau Pj Gubernur Safanpo.

Dikesempatan yang sama, Danrem 174/Anim Ti Waninggap (ATW), Brigjen TNI Inf Agus Widodo mengapresiasi GCM yang digelar oleh RRI Merauke.

“LPP RRI Merauke sangat mengedukasi masyarakat. Tujuan akhir, pemilu 2024 akan menghasilkan para pemimpin yang kita pilih dengan hati nurani dan menjadi nakhoda NKRI 5 tahun kedepan,” ujar Danrem ll”.

Sementara itu, Kepala Stasiun Penyiaran RRI Merauke, Taufan Pamungkas mengatakan, acara GCM dilaksanakan di 107 satker RRI seluruh Indonesia secara simultan termasuk Merauke, Papua Selatan.

GCM menyasar kepada pemilih pemula yaitu para milenial dan gen Z (kelahiran 1998-2002).

Dimana saat Pemilu 2024 memdatang, jumlah mereka ini sangat besar mencapai 55 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2024, sebanyak 204.807.222 pemilih yang telah ditetapkan KPU RI pada tanggal 2 Juli lalu.

“RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik milik bangsa. Salah satunya berfungsi memberikan edukasi dan informasi. Merasa penting untuk membuat program gerakan cerdas memilih,” ungkapnya kepada wartawan disela-sela kegiatan.

Taufan menjelaskan, maksud kegiatan tersebut agar para pemilih pemula yang jumlahnya hampir 113 juta pemilih, nantinya dapat menggunakan hak pilihnya secara cerdas.

Sebagai lembaga penyiaran publik milik bangsa, sambung Dia, RRI senantiasa menlandaskan Tri Prasetya RRI sebagai landasan kerjanya.

“Salah satunya, kami harus berdiri diaatas segala aliran dan keyakinan, partai atau golongan dengan mengutamakan persatuan bangsa dan keselamatan negara, serta berpegang pada jiwa Proklamasi 17 Agustus 1945,” lugas Kepala LPP RRI Merauke.

Dikatakan, sebagai media massa yang memiliki jangkauan terluas dan telah melakukan transformasi menjadi media multy platform/ RRI mengedepankan keberimbangan informasi dengan menyajikan berita-berita aktual, obyektif mengenai calon, partai politik serta isu-isu terkait Pemilu.

RRI juga menghadirkan program-program edukatif yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pentingnya pemilihan umum dan dampaknya bagi bangsa dan negara, seperti melalui Gerakan Cerdas Memilih yang dikemas dalam berbagai kegiatan.

Menurut Taufan, program Gerakan Cerdas Memilih tidak terhenti dihari ini, tetapi akan melakukannya secara masif melalui multyplatform RRI, yang terdiri Pro 1, Pro 2, Pro 3, rri.co.id, RRI.Net, maupun melalui aplikasi RRIPlayGo di android dan IOS.

RRI juga bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan lembaga-lembaga terkait seperti KPU, BAWASLU, Komisi Penyiaran Indonesia, Polri untuk mengadakan kegiatan-kegiatan bersama yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan kesadaran akan pentingnya memilih dengan cerdas. (Hidayatillah)

___ __ ___

Komentar