Rawan Bencana, SAR Sorong Gelar Pelatihan Bagi Masyarakat Umum

SORONG, PBD – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Sorong menggelar dua pelatihan potensi SAR yakni pertolongan di permukaan air (Water Rescue) dan Pelatihan Medical First Responder (MFR) pengantar pertolongan pertama yang diikuto 100 orang dari sejumlah komunitas dan instansi, di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (13/3/23).

Kepala SAR Sorong, Amirrudin, saat ditemui media mengatakan bahwa, pelatihan potensi ini merupakan edukasi kepada warga karena sangat dibutuhkan apalagi bencana tidak diketahui kapan akan tiba.

“Kegiatan pelatihan potensi ini berikan edukasi pada seluruh potensi SAR karena seperti diketahui bersama kalau sekarang ini, ilmu SAR sangat dibutuhkan apalagi negara kita ini banyak sekali bencana-bencana alam yang memang sering terjadi,” ungkap Amirrudin.

Jelasnya, pelatihan potensi ini diberikan kepada TNI Polri ataupun mungkin yang berpotensi SAR sebab tugas penyelamatan pencarian bukan cuma tugas Basarnas, akan tetapi tugas semua orang yaitu melakukan penyelamatan kepada mereka yang membutuhkan pertolongan SAR.

“Papua Barat Daya ini adalah daerah kepulauan dimana salah satu kabupaten memiliki destinasi wisata internasional yaitu di Raja Ampat terkait masalah bahari, sehingga perlu dibekali pengetahuan teknik-teknik penyelamatan terutama di perairan,” bebernya.

Tambahnya, MFR juga lebih banyak memberikan pengetahuan bagaimana melakukan penanganan khusus pada pertolongan pertama sebelum orang tersebut dibawah ke rumah sakit. Dimana, sesuai program silabus dari Direktorat Bina Potensi atau yang sekarang telah menjadi Pusat Latihan (Puslat) diinstruksikan 1 tahun minimal 100 orang peserta. Setiap kegiatan ada 50 orang peserta dan setiap orang berhak mendapatkan 72 jam pelajaran, sehingga pelaksanaan pelatihan ini memerlukan waktu yang cukup lama.

Sementara itu, Pj Gubernur PBD Muhammad Musa’ad, melalui Pj Sekda PBD Edison Siagian, hadir untuk membuka kegiatan pelatihan dengan menabuh tifa sebanyak tiga kali. Ia mengapresiasi kegiatan SAR karena terus berupa melakukan pekerjaan mulia yakni dengan menolong sesama. (Mewa)

___

Komentar