Rapat Bersama Forkopimda, Pj Gubernur PBD Sepakati 5 Hal Ini

SORONG, PBD – Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad didampingi Penjabat Sekda Papua Barat Daya, Edison Siagian memimpin rapat terbatas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di salah satu hotel Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (20/10/23).

Rapat yang dihadiri Panglima Koarmada III, Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, Danrem 181 PVT, Kabinda, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Pengadilan Tinggi, Kepala Daerah se Papua Barat Daya, Anggota BP3OKP, Otto Ihalauw, Ketua KPU dan Bawaslu Papua Barat Daya, serta jajaran Polres se Papua Barat Daya itu dimulai sejak pukul 10.00 WIT jeda sholat Jumat dan dilanjutkan hingga pukul 16.20 WIT.

___ __

Ditemui usai Ratas, Pj Gubernur PBD, mengatakan hasil rapat tersebut menghasilkan 5 hal yang disepakati bersama yaitu.

1. Setiap dua minggu akan dilaksanakan rapat kordinasi tingkat Provinsi. Dimana sebelum Rakor, sudah diawali rapat teknis di tiap daerah masing-masing, sehingga pada saat rakor setiap unsur melaporkan hasil Rapat Teknis untuk dibahas bersama.
2. Segera dibentuk semacam tim posko pemilu yang anggotanya terdiri dari berbagai unsur gabungan.
3. Memetakan Kerawanan Politik di wilayah Papua Barat Daya, terutama aspek titik kerawanan Pemilu, pendistribusian logistik Pemilu, dan penanganan khusus daerah rawan konflik.
4. Akan dilaksanakan deklarasi pemilu damai setelah penetapan calon Presiden dan Wapres, diikuti dengan gladi pengamanan pemilu damai oleh semua unsur.
5. Mengantisipasi tragedi kemanusiaan pada Pemilu sebelumnya, maka Pemda se Kabupaten Kota harus menyiapkan posko kesehatan khusus selama proses pemungutan suara, perhitungan suara dan penetapan suara.

Selain itu, dibahas pula mengenai kesepakatan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dana Pemilu 2024.

“KPU dan Bawaslu segera rasionalisasikan angka sebenarnya dan dapat selesaikan NPHD, agar bulan ini semua Bupati siap menggeser anggarannya ke rekening KPU dan Bawaslu termasuk pihak keamanan. Semua ini segera dilakukan agar Pemilu dapat berjalan dengan baik, tenang, efektif dan sukses,” ujar Musa’ad. (Oke)

___ __ ___

Komentar