Polres Merauke Tangkap Komplotan Pencuri 8 Motor, 13 HP, Sajam dan Perkakas di Semangga

MERAUKE, PAPUA SELATAN – Satreskrim Polres Merauke bersama tim gabungan berhasil menangkap komplotan pencuri di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan yang sangat meresahkan masyarakat.

“Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian ada 12. Masih banyak (warga, red) yang belum lapor. Laporan Polisi (LP) baru ada 7 pencurian dalam rumah,” ungkap Kapolres Merauke, AKBP I Ketut Suarnaya dalam konferensi pers di Mapolres Merauke, Jum’at (31/5/24).

___

AKBP I Ketut Suarnaya menjelaskan, kronologi penggrebekan atau penangkapan 3 orang komplotan pencuri usai beraksi di Kampung Sidomulyo, Distrik Semangga pada 27 Mei 2024.

Diantaranya, 3 orang tersangka yaitu PPT (41) residivis kasus pembunuhan, LOT alias Luki (24) dan YPK (21) alias Pelu.

“Kejadiannya terungkap sekira pukul 02.00 WIT subuh, tersangka naik motor kearah Distrik Semangga, Kampung Sidomulyo. Mereka meletakkan kendaraan dirumah keluarganya. Kemudian mereka berjalan kaki menuju sasaran,” beber kapolres.

Setibanya di rumah pertama, 3 orang tersangka berusaha mencongkel pintu namun pengunciannya kuat sehingga tidak berhasil menerobos masuk.

Lalu, pukul 03.00 WIT berpindah kerumah kedua tepat didepan sasaran rumah pertama. Dua orang tersangka berhasil masuk ke rumah korban, sedangkan 1 tersangka berjaga-jaga diluar dan berhasil mencuri handphone 2 unit.

Melanjutkan aksinya di sasaran rumah ketiga, 3 tersangka kembali berhasil mencongkel jendela yang juga kios menggunakan obeng hingga berhasil membawa 30 bungkus rokok dan uang Rp 100.000.

Belum puas, mereka memasuki rumah keempat dan mengambil handphone beserta uang tunai Rp 15 juta.

“Ada 4 rumah dalam semalam. Setelah itu, mereka pulang ke rumah tersangka Pice di Jalan Transito, Gudang Arang. Disana mereka kumpul hasil-hasil yang didapat,” ujar kapolres.

Saat anggota Polres Merauke mendapat laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi dengan ciri-ciri dimaksud hingga diketahui keberadaan pelaku.

Disitulah polisi meringkus tersangka utama PPT. Kemudian, mengembangkan kasusnya hingga berhasil menangkap Luki dan Pelo untuk dibawa ke Polres Merauke.

“Setelah dikembangkan ternyata banyak TKP pencurian. Namun, LP terdata baru 7. Hasil pengeledahan dirumahnya 30 Mei 2024 ditemukan barang bukti 14 buah senjata alat tajam (sajam), 8 unit sepeda motor, 13 buah Hp, kunci Inggris, 4 obeng, perkakas (magic com), mesin sekap kayu, cas HP, mesin potong kayu, speaker bluetooth, 5 speaker kabel, dan lain-lain,” rinci AKBP I Ketut Suarnaya.

Kapolres Merauke menegaskan, tersangka pencurian ini terancam hukuman 9 tahun penjara. (Hidayatillah)

___ ___

Komentar