Pleno Penghitungan Suara Pemilu Dimulai, KPU Merauke: Tak Ada Pemungutan Suara Ulang

MERAUKE, PAPUA SELATAN – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilihan umum (pemilu) 2024 ditingkat Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan selama 3 hari berturut-turut tanggal 3-5 Maret 2024.

Pantauan Sorongnews.com, rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilu Presiden RI, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, DPR Provinsi Papua Selatan, DPR Kabupaten Merauke serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dibuka ecara resmi oleh Ketua KPU Merauke, Rosina Kebubun, Minggu (3/3/24) petang.

__ ___

Dihadiri Forkopimda, partai politik, caleg dan Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dari 22 distrik di Kabupaten Merauke. Tampak ratusan personel Polres Merauke turut mengamankan rapat pleno terbuka.

Bupati Merauke diwakili Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Merauke, Ramadayanto dalam sambutannya mengatakan, apapun hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan penetapannya mencerminkan motto izakod bekai izakod kai (satu hati satu tujuan).

“Kita semua berharap, rapat pleno ini akan menghasilkan sesuatu yang baik untuk pemerintahan, pembangunan dan keamanan di Kabupaten Merauke kedepan,” ucapnya.

Dia mengajak semua pihak yang telah sekian lama mencurahkan tenaga, kemampuan dan pikiran dalam menyukseskan pesta demokrasi pilpres dan pileg untuk cooling down.

Ramadayanto juga mengajak panitia penyelenggara untuk memantapkan hati, ada Tuhan disetiap langkah sehingga hasilnya sesuai suara rakyat dan demi kemaslahatan masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh pimpinan instansi baik TNI-Polri, aparat pemerintah, teman-teman legislatif, yudikatif. Mari kita sama-sama mengawal rapat pleno ini dengan baik. Semoga yang dihasilkan bermanfaat bagi pembangunan Merauke kedepan,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua KPU Kabupaten Merauke, Rosina Kebubun
mengungkapkan, pemilu dapat terlaksana dengan baik di 22 distrik, 179 kampung dan 11 kelurahan Kabupaten Merauke pada Rabu 14 Februari 2024.

“Tidak ada pemungutan suara ulang atau lanjutan. Artinya, seluruh pelaksanaan pemilu boleh dilaksanakan dengan aman dan damai diseluruh distrik di Kabupaten Merauke,” tegasnya.

Rosina Kebubun menjelaskan, dibalik sukses terlaksana pesta demokrasi hingga pleno saat ini tentu ada kerja keras dari penyelenggara. Mulai dari tingkat TPS hingga dilanjutkan ketingkat distrik.

“Kerja yang tidak mudah. Berjibaku dengan lumpur, geografis dan cuaca sangat ekstrim dibulan Februari. Namun semua logistik tiba tepat waktu dan terlaksana pemilu hingga rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara secara berjenjang,” lugasnya.

Rosina mengakui, seluruh distrik di Kabupaten Merauke telah menyelesaikan rekapitulasi hasil pleno, tersisa Distrik Merauke untuk suara DPR Provinsi dan Kabupaten namun sekarang sudah menyampaikan salinannya.

“Mengapa Distrik Merauke cukup lama? Kita perlu apresiasi kawan-kawan PPD Distrik Merauke yang menangani 314 TPS dari total 774 TPS. Ini jadi rekomendasi penyelenggara untuk pemerintah kalau bisa Distrik Merauke sudah layak dimekarkan jadi dua distrik. Supaya kedepannya akan lebih mudah dan maksimal lagi,” bebernya.

Rosina menyampaikan, tidak ada dusta diantara kita karena seluruh suara telah tertulis dan tersirat di TPS.

Dia mengungkapkan terimakasih kepada Pemda Merauke melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Badan Kesbangpol ikut mendukung terselenggaranya pemilu.

“Kami mohon dukungannya setelah ini akan melanjutkan pelaksanaan pilkada pada 27 November 2024. Terima kasih kepada TNI-Polri yang juga ikut memberikan keamanan, juga seluruh KPPS, PPDsampai KPU. Terimakasih kepada Kapolres, Danrem, Dandim yang ikut mengawal pemilu di Merauke boleh berjalan aman, damai dan penuh kesejukan,” tandas Rosina. (Hidayatillah)

___ __ ___ ___

Komentar