PKB-PKS PBD Jalin Koalisi, Kuatkan ‘Satu Perahu’ Tatap Kemenangan Pilkada 2024

SORONG, PBD – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Barat Daya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Papua Barat Daya menjalin kerjasama politik dalam upaya memantapkan sekaligus menguatkan koalisi ‘PKB-PKS Satu Perahu’ dalam menatap kemenangan di Pilkada 2024.

Diketahui, kedua partai itu telah membahas sejumlah poin kesepahaman kerjasama, termasuk hal teknis berkaitan dengan pengusungan kandidat yang akan bertarung dalam perebutan kursi kepala daerah Gubernur-Wakil Gubernur Papua Barat Daya, bertempat di Sekretariat PKS Papua Barat Daya, Kota Sorong, Rabu (27/3/24).

Ketua DPW PKB Papua Barat Daya, Abdullah Gazam menuturkan bahwa, koalisi PKB-PKS satu perahu ini bertujuan dalam upaya memperkuat kekuatan politik kedua partai, sehingga gabungan kursi PKB dan PKS di semua Kabupaten/Kota dan Provinsi di Papua Barat Daya dinilainya memungkinkan koalisi guna mengusung kepala daerah tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain.

“Kalau PKB saja dengan kursinya tidak terlalu kuat, PKS dengan kursinya saja tidak terlalu kuat, namun setelah kita gabung menjadi satu, itu punya satu kekuatan yang luar biasa besar, sehingga ini juga mempermudah calon kepala daerah siapapun dia yang nanti maju sebagai calon kepala daerah, itu kira-kira cukup dengan PKB-PKS, itu dia sudah bisa maju,” ujar Ketua DPW PKB Papua Barat Daya, Abdullah Gazam kepada wartawan, Rabu (27/3/24).

“Jadi, ini lagi dijajarkan kerjasamanya, mudah-mudahan berjalan lancar dan mulus, sehingga mudah-mudahan ini mempermudah semua urusan-urusan politik,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Papua Barat Daya, Syaiful Maliki Arief menerangkan, koalisi antara PKS dan PKB terbentuk berdasarkan kesamaan misi kedua partai dalam Pilkada 2024.

Dibeberkannya, koalisi ‘PKB-PKS Satu Perahu’ akan senantiasa fokus terhadap pengusungan kandidat yang memiliki potensi dan peluang besar dalam memetik hasil kemenangan di Pilkada pada bulan November 2024 nantinya.

“Memang hasil dari pemilu legislatif kemarin itulah yang digunakan sebagai perahu bagi para kandidat untuk mendaftar di Pilkada 2024. Kami nanti secara teknis dan menghitung perolehan-perolehan tersebut baik titik-titik tingkat provinsi dan ditingkat Kabupaten/Kota di se-Papua Barat Daya ternyata ada beberapa tempat di Kabupaten/Kota yang memang cukup hanya satu perahu pengusung satu kader,” jelasnya.

Diakuinya, koalisi PKB-PKS dalam kurun waktu dekat akan mengumumkan nota-nota kesepahaman kerjasama, dilanjutkan koalisi secara resmi akan mengumumkan kandidat yang akan diusung bersama dalam pertarungan berat Pilkada 2024 di Provinsi termuda di Indonesia ini.

“Nantinya akan umumkan untuk nota kesepahaman, kemudian selain menyiapkan perahu kita, juga akan berkomunikasi tentang nanti kandidat yang akan kita dukung. Kita sepakat untuk bertukar komunikasi tentang potensi dan peluang menggunakan kajian, kita ingin mendukung kandidat yang bisa memenangkan Pilkada 2024,” tandasnya. (Jharu)

___

Komentar