Pj Wali Kota Sorong, Septinus Lobat Pastikan Dirinya Siap Maju Pilwali 2024

SORONG, PBD- Hadirnya Pejabat Wali Kota Sorong Septinus Lobat, dalam undangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar di Jakarta Sabtu (6/4/24) lalu menimbulkan banyak pertanyaan.

Sebelumnya Pj Wali Kota Sorong diinformasikan akan kena teguran oleh Pj Gubernur Papua Barat Daya Mohammad Musa’ad karena diketahui ASN harus bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis.

Terkait perihal tersebut Pejabat Wali Kota Sorong Septinus Lobat, sontak memberikan tanggapan saat melakukan jumpa pers bersama beberapa awak media, Selasa (9/4/24) lalu.

“Hadir saya disana karena memenuhi undangan DPP Partai Golkar, kan fungsi saya didaerah sebagai pembina Parpol tidak hanya Golkar apabila diundang Parpol lain pasti akan dihadiri juga,” ungkap Pj Wali Kota Sorong Septinus Lobat.

Lanjutnya, ini pertama kali kepala daerah diundang DPP dan tentu sangat berterima kasih sekali dan merupakan sebuah penghargaan.

“Saya tahu setiap batasan-batasan dalam aturan ASN apa yang dilakukan wajar saja sebagai kepala daerah dalam menghargai undangan langsung dari Pusat,” bebernya.

Selain itu, saat dikonfirmasi keterkaitannya dalam Pilkada Wali Kota Sorong, putra asli tanah malamoi ini mengaku bahwa ia merupakan salah satu kandidat yang siap bertarung di November 2024 mendatang.

“Hari ini juga ingin saya sampaikan kepada publik kalau bulan November 2024 mendatang, saya siap bertarung dengan saudara-saudara yang lain di pilkada Wali Kota Sorong,” tegasnya.

Katanya, berbicara soal ketepatan kemendagri terkait pengunduran diri dari ASN bagi mereka yang mencalonkan diri dalam Pilkada ada mekanismenya.

“Iya kita akan ikuti mekanisme yang diatur oleh Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Jadi tidak usah publik bertanya-tanya sebab ada mekanisme didalam aturan ASN,” terangnya.

Menurut Lobat, dirinya tahu siapa dia dan kapan dia harus undur sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Nah, semua berjalan sesuai aturan jadi bukan diperintahkan oleh siapa pun tetapi, mengikuti kapan dikeluarkan aturan tersebut jika sudah maka tetap akan mundur,” pungkasnya.

Tambahnya, beberapa parpol pun telah mendekatinya untuk tawar bergabung termasuk Golkar yang juga telah turut mengundang langsung.

“Hal ini dengan sendirinya terbukti kalau sudah diundang berarti dia tahu kalau saya berpotensi untuk maju Pilkada 2024 mendatang,” tutupnya.

Ia pun, tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto dan Seluruh Pengurus DPP serta Ketua Bapilu yang telah mengundangnya karena merupakan sebuah penghargaan. (Mewa)

___

Komentar