Pj Gubernur PBD Blak-blakan soal Banjir Kota Sorong : Nanti Orang Bertanya, Pemerintah Buat Apa Kalau Tiap Tahun Banjir Terus

SORONG, PBD – Pj Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad buka suara dan blak-blakan soal banjir yang melanda sebagian besar Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (8/3/24).

Musa’ad menyebutkan bahwa, masyarakat akan menanggapi dan bertanya soal kinerja Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kota Sorong dalam hal penanganan banjir di Ibukota Provinsi Papua Barat Daya yang diketahui menjadi momok menakutkan masyarakat Kota Sorong usai diterpa hujan.

“Dua bulan kedepan saya minta PU Provinsi dan PU Kota mereka berkolaborasi untuk mendesain bagaimana kita menangani banjir di Kota Sorong ini. Supaya tidak tiap tahun banjir, tiap tahun banjir terus, kan nanti orang bertanya, apa yang kita buat, pemerintah buat apa kalau tiap tahun banjir terus,” ujar Pj Gubernur PBD, Muhammad Musa’ad didampingi Pj Wali Kota Sorong, Septinus Lobat saat ditemui Sorongnews.com usai meninjau banjir di Km 10 Masuk, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (8/3/24).

Lebih lanjut, Musa’ad menuturkan, pihaknya bersama pemerintah Kota Sorong akan melakukan evaluasi sehingga peristiwa banjir yang kerap kali melanda Kota Sorong kedepannya tidak terulang kembali.

“Kita akan evaluasi, apalagi yang kita harus buat dalam jangka menengah, untuk satu tahun kedepan apalagi harus kita buat, supaya tahun depan jangan lagi begitu,” tuturnya.

Mantan Kepala Bappeda Papua itu menyadari bahwa, Pj Wali Kota Sorong bersama seluruh jajaran di pemerintah Kota Sorong memiliki keterbatasan, sehingga kedepannya dibeberkannya, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama Pemerintah Kota Sorong akan berkolaborasi dan bersinergi dalam hal penanganan banjir.

“Kita menyadari juga pak wali (Pj Walikota Sorong) dengan teman-teman di Kota (Jajaran Pemerintah Kota Sorong) punya keterbatasan. Tetapi hari ini tidak hanya kota yang ada, ada juga Provinsi, nanti kita kolaborasi, kita sinergi, kita tangani sistem drainase kita yang ada di Kota ini, supaya tahun-tahun berikut tidak ada lagi banjir seperti ini,” tandasnya.

Ditambahkannya, dinilainya teknologi saat ini banyak, sehingga dengan teknologi itu dapat menekan dan mengurangi potensi banjir

“Tiap tahun banjir kan, pertama, seperti kira tidak buat apa-apa, yang kedua, mungkin kayak kita bodoh gitu kah, masa teknologi sudah banyak begini, paling tidak, tidak juga menghentikan, tetapi mengurangi, itu paling penting,” tambahnya. (Jharu)

___

Komentar