Pj Gubernur Blak-blakan Sampaikan Isu Strategis Papua Barat Daya di Unimuda Sorong

KABUPATEN SORONG, PBD – Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong menggandeng Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) menggelar seminar Nasional transformasi percepatan pembangunan Provinsi Papua Barat Daya bertempat di Unimuda Convention Centre (UCC), Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (17/4/24).

Kegiatan seminar Nasional itu dibuka langsung oleh Pj Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad sekaligus memaparkan materinya berkaitan dengan transformasi percepatan pembangunan Provinsi Papua Barat Daya.

Sebelumnya, kehadiran Musa’ad pada kegiatan seminar Nasional itu disambut hangat Rektor Unimuda Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si sekaligus disambut dengan tarian khas Papua oleh Mahasiswa-mahasiswi Unimuda Sorong.

Pj Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad mengatakan bahwa, dalam hal memulai transformasi atau perubahan percepatan pembangunan di Provinsi Papua Barat Daya harus dimulai dari hal-hal yang kecil baru kearah hal-hal yang besar.

“Sesuai dengan tema transformasi kita hari ini, maka perlu saya sampaikan bahwa, untuk memulai perubahan itu kita harus mulai dari hal-hal terkecil terlebih dahulu,” kata Pj Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad.

Lebih lanjut, dirinya menerangkan bahwa, Provinsi Papua Barat Daya hari ini menjadi salah satu provinsi yang ikut bersaing dengan Provinsi lain di tanah Papua dalam hal-hal yang baik, hal ini dinilainya lantaran mengingat Provinsi Papua Barat Daya adalah Provinsi baru, sehingga harus dapat bersaing dengan Provinsi lain.

Pada kesempatan yang sama, dalam memaparkan materi transformasi percepatan pembangunan di Provinsi Papua Barat Daya dirinya menyampaikan penekanan soal isu strategis di Provinsi Papua Barat Daya.

“Terdapat beberapa isu strategis di Provinsi Papua Barat Daya yang menjadi perhatian kita bersama, agar segera adanya tindaklanjutnya,” tandasnya.

Berikut ini Sorongnews.com menghimpun penyampaian isu strategis di Provinsi Papua Barat Daya oleh Pj Gubernur Musa’ad sebagai berikut:

  1. Pengentasan kemiskinan dan penurunan ketimpangan pendapatan.
  2. Keberdayaan OAP masyarakat adat, gender serta perlindungan dan kesetaraan.
  3. Pembangunan SDM dan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan.
  4. Penguatan perekonomian sektor unggulan (salah satunya di pariwisata) dan potensial berbasis lainnya.
  5. Pembentukan kebijakan tata ruang termasuk tata ruang laut kelestarian dan lingkungan hidup.
  6. Pembangunan infrastruktur pelayanan dasar dan penunjang perekonomian.
  7. Respon kebijakan aktual otonomi khusus dan pembentukan suprastruktur pemerintahan DOB yang kapabel.
  8. Penyiapan SDM birokrasi dan sektor swasta melalui kebijakan afirmasi, representasi, dan meritokrasi
  9. Peningkatan harmoni stabilitas wilayah sosial dan stabilitas wilayah.

Dilain sisi, Musa’ad berpesan kepada seluruh mahasiswa-mahasiswi yang hadir dalam seminar Nasional itu agar terus menerus mengembangkan kualitas diri dan kualitas pengetahuannya, sehingga kedepannya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, maupun orang sekitarnya.

“Seperti yang disampaikan bahwa kita semua ini, semua mahasiswa-mahasiswi harus mulai berfastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan, sehingga semua dapat meraih mimpi yang ingin diraih,” pesannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sorongnews.com, dalam pelaksanaan seminar Nasional itu menghadirkan berbagai narasumber yang handal dan berkompeten dalam masing-masing bidangnya guna mengupas mendetail terkait pembahasan transformasi percepatan pembangunan Provinsi Papua Barat Daya.

Narasumber yang dimaksud diantaranya, Prof. Dr. Djoehermansyah Djohan, MA, Prof. Dr. Mansyur Achmad, M.Si, dan Dr. Prio Teguh, S.H. M.Si. (Jharu)

___

Komentar