oleh

Pengikut Khilafatul Muslimin di Kabupaten Sorong Cabut Baiat, Nyatakan Setia Kepada NKRI

KABUPATEN SORONG,- Pemerintah daerah kabupaten Sorong bersama Polres Sorong Polda Papua Barat, Kementerian Agama kabupaten Sorong serta komponen lainnya, melaksanakan pencabutan baiat pengikut Khilafatul Muslimin sekaligus pembacaan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bertempat di ruangan Kapolres Sorong, Mapolres Sorong, kabupaten Sorong, Papua Barat, Rabu (17/8/22).

Dimana, salah satu perwakilan pesantren Khalifatul Muslimin dengan lantang membacakan pelepasan baiat, setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan ikrar setia kepada NKRI.

Selepas dilaksanakan pelepasan baiat sekaligus pembacaan ikrar setia kepada NKRI, perwakilan pondok pesantren ini memegang bendera merah putih, kemudian secara simbolis mencium bendera merah putih sebagai upaya memupuk rasa nasionalisme.

Selanjutnya, dilaksanakan juga penyerahan sarkon dari pimpinan tertinggi dalam jajaran Polres Sorong ini, Kapolres Sorong kepada salah satu perwakilan pondok pesantren itu.

Dalam keterangannya di tempat terpisah, Kapolres Sorong, AKBP Iwan P. Manurung menyampaikan bahwa pelaksanaan pencabutan baiat pengikut Khilafatul Muslimin sekaligus pembacaan ikrar setia kepada NKRI ini merupakan upaya pihaknya dalam memberikan pemahaman kepada para pengikut Khilafatul Muslimin yang bersifat meluruskan.

“Ini upaya kami untuk memberikan pemahaman kepada pimpinan ponpes, pengurus, serta seluruh yang berkompeten disitu, kami sifatnya meluruskan, kami hanya membantu mereka, membuat mereka lebih di terima di tengah-tengah masyarakat, dengan kembalinya mereka ini kepada NKRI,” kata Kapolres Sorong, Rabu malam (17/8/22).

Selain itu juga, Iwan P Manurung ini menyebutkan bahwa aktivitas pengikut Khilafatul Muslimin saat ini telah dicurigai oleh masyarakat, masyarakat berfikiran negatif terkait keberadaan pengikut Khilafatul Muslimin, sehingga dirinya bersama komponen lainnya berinisiatif melaksanakan kegiatan seperti ini.

“Masyarakat banyak lebih curiga dan berpikiran negatif, ini salah satunya kami buat kegiatan seperti ini,” lugasnya.

Ditambahkan Kapolres Sorong, bahwa pelaksanaan ini harus sesuai dengan prosedur yang berlaku, dimana pihaknya berupaya dengan semaksimal mungkin melakukan pendekatan secara humanis serta kekeluargaan, agar kedepannya tidak ada lagi yang terjerumus dan menginginkan untuk keluar dari bagian NKRI ini.

“Semua harus sesuai dengan prosedur, kami masih melakukan pendekatan secara humanis, secara kekeluargaan, kami rangkul mereka bahwa NKRI itu ada, kami kembalikan bahwa NKRI itu ada, dan mereka ini jangan sampai kembali terjerumus keluar dari NKRI,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, berikut ini ikrar setia kepada NKRI yang diucapkan pengikut Khilafatul Muslimin, yakni

1. Kami tidak pernah keluar dari NKRI serta menyatakan dukungan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

2. Kami senantiasa menjunjung tinggi dan mengedepankan ketakwaan tinggi dan mengedepankan ketakwaan kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

Tampak hadir dalam pelaksanaan pencabutan baiat pengikut Khilafatul Muslimin dan pembacaan ikrar setia NKRI, diantaranya Wakil Bupati Sorong, Suko Harjono, Kasatgas Densus 88 wilayah Papua Barat, Kombespol Guntur Andrionto, Kapolres Sorong, AKBP Iwan P. Manurung, Kasat Intelkam Polres Sorong, AKP Abdul Aziz, Kasubag TU Kementerian Agama kabupaten Sorong, Muhudar Wailegi, Kasi Pendis Kementerian Agama kabupaten Sorong, Arobi Beyete serta Ketua FKUB kabupaten Sorong, Ahmad Sutejo. (Jharu)

Komentar