oleh

Pelaku Wisata Raja Ampat Prioritas Vaksin Kedua Covid 19

WAISAI, – Pemerintah Provinsi Papua Barat pada 3 Maret lalu telah mencanangkan secara serentak vaksinasi tahap kedua Covid-19.

Selain fokus pada bidang pelayanan publik, Pemda Raja Ampat pun akan memfokuskan vaksinasi kepada pelaku usaha wisata dan staf lapangan Dinas Pariwisata kabupaten Raja Ampat. Vaksinasi tersebut dilakukan di Raja Ampat, Papua Barat, Senin (8/3/21).

Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo kepada awak media menjelaskan bahwa Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia mengajak seluruh pelaku usaha wisata untuk memiliki Sertifikat CHSE sebagai jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan pada objek wisata yang dimiliki atau dikelola.

Selain itu, vaksin juga diberikan kepada staf lapangan, karena staf lapangan bertugas langsung bertemu dan bertatap muka dengan wisatawan yang datang ke Raja Ampat.

“Vaksinasi pelaku usaha wisata dan staf lapangan Dinas Pariwisata ini akan memberikan ketenangan dan rasa nyaman kepada wisatawan. Sehingga vaksin ini sangat penting, sebagai jaminan kepada turis,” jelas Yusdi.

Inisiatif awal ini diikuti oleh sejumlah pelaku usaha wisata Raja Ampat diantaranya perwakilan homestay di Misool, perwakilan dari homestay sekitar Waigeo, perwakilan anggota Professional Association of Divers Raja Ampat (PADRA), perwakilan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Raja Ampat, perwakilan Asosiasi Hotel Raja Ampat, perwakilan Asosiasi Speedboat, dan perwakilan Asosiasi Restoran Raja Ampat. Juga staf lapangan Dinas Pariwisata kabupaten Raja Ampat dengan total keseluruhan adalah 20 orang perwakilan dan staf. Vaksinasi ini akan dilanjutkan setelah dropping vaksin berikutnya dari Pemerintah pusat.

“Vaksin ini bukan hanya melindungi kita dari Covid-19, tapi juga keluarga dan para tamu yang ingin berkunjung dan berwisata di Raja Ampat. Tentunya kita berharap geliat pariwisata akan kembali di Raja Ampat setelah vaksinasi ini,” lanjut Yusdi. (Nns)

Komentar