Pasar Rufei Belum Siap, Pedagang Masih Berjualan di Pasar Boswesen

SORONG, – Aktifitas di Pasar Boswesen Kota Sorong, Papua Barat, sampai hari ini (28/2/22) masih terlihat ramai. Padahal sebulan lalu, Satpol PP telah menggusur lapak dan tempat penjualan yang berada disana.

Jamilia, salah satu penjual bumbu ikan di pasar boswesen mengatakan bahwa mereka belum pindah karena tempat pasar ikan di pasar Rufei belum selesai dikerjakan petugas. Pedagang pun sudah bertanya kepada para petugas yang mengerjakan pasar baru rufei, namun untuk tempat pasar ikan sendiri belum selesai dikerjakan.

“Kita penjual bumbu ikan ingin pindah kalau pasar ikan pun disuruh pindah juga kesana, sebab kami kan tidak bisa jauh dari pasar ikan untuk itu kami masih tunggu Walikota. Kasihan kami sudah sempat jualan selama 3 hari dipasar Rufei tapi sepi tidak ada yang mau datang beli akhirnya kita kembali lagi ke pasar boswesen,” terangnya.

Sehingga Dirinya berharap, agar pemerintah bisa memindahkan semuanya yang ada dipasar boswesen terlebih lagi pasar ikan, sebab pendapatan mereka sebagai penjual bumbu ikan hanya tergantung dengan adanya penjual ikan.

Jamila, wanita berusia 23 tahun ini adalah seorang penjual bumbu ikan dipasar boswesen yang sudah bertahun tahun menekuni pekerjaannya, demi memenuhi kebutuhan makan maupun pendidikan anak-anaknya. Ia pun bersyukur kepada Tuhan karena masih memberikan rejeki melalui hasil dari penjualannya sehari-hari.

“Pendapatan saya tergantung dari para pembeli kalau pembeli ramai bisa dapat Rp.300.000 perhari,tapi kalau pembeli sepi bisa Rp.150.000 perhari,” ungkap Jamila.

Ibu empat anak ini, merupakan tulang punggung keluarga sebab suaminya sendiri tidak bekerja, dirinya harus membiayayai ketiga anaknya yang sementara berada di bangku pendidikan Smp,Sd dan juga Tk. Meskipun harus meninggalkan keluarganya dari pagi sampai malam hari, Dirinya rela demi mencari rejeki.

“Apalagi Saya sempat mendapatkan bantuan sebesar Rp. 600.000 dari pemerintah. Sehingga bisa membantu bayar uang sekolah anak-anak sisanya bisa pakai untuk makan sehari-hari,” sambungnya. (Mewa)

 

___

Komentar