Optimalkan Otsus, Pemprov Papua Selatan Data OAP

MERAUKE, PAPUA SELATAN – Guna mengoptimalkan implementasi penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan akan melakukan pendataan penduduk Orang Asli Papua (OAP).

Sejalan dengan OAP selaku penerima manfaat dana Otsus yang kini disebut Otsus jilid II Papua.

“Dana Otsus tujuan utamanya untuk membantu membiayai 4 sektor prioritas OAP yaitu pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Sambil jalan (pembangunan dan pelayanan, red) ini, kita menghitung data orang asli Papua di Provinsi Papua Selatan berapa,” tutur Penjabat (Pj) Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo saat diwawancara wartawan di Merauke, Senin (3/4/23).

Orang nomor satu di Papua Selatan ini menjelaskan, sementara ini data OAP yang digunakan berasal dari data-data sebelumnya di 4 kabupaten yaitu Merauke, Asmat, Boven Digoel, dan Mappi.

Dengan demikian, Pemprov Papua Selatan akan memaksimalkan perbaikan data dan melakukan verifikasi.

“Teman-teman wartawan juga bisa ikut membantu memberikan data yang valid dan akurat karena kita masih berpatokan data pemerintah kabupaten tahun-tahun sebelumnya. Kita harus verifikasi,” ungkap Pj Gubernur Safanpo.

Mantan Rektor Uncen ini mengatakan, terkadang ada data OAP yang belum terkafer sebagai penerima bantuan-bantuan sosial (bansos) Otsus yang dikucurkan pemerintah.

Masih banyak OAP yang merasa tidak mendapat bagian, padahal memenuhi kriteria mendapatkan bansos Otsus.

“Kalau kita pakai data sekarang lalu bagi bantuan-bantuan sosial, di kampung justru banyak masyarakat yang merasa dia lebih berhak mendapatkan bansos tetapi tidak dapat,” bebernya.

“Oleh karena itu, kita verifikasi data OAP melalui kepala kampung, aparat kampung, kepala distrik dan Dinas Dukcapil,” tandas Pj Gubernur PPS. (Hidayatillah)

___

Komentar