Moment WCD, Mahasiswa Unamin Gelar Aksi Bersih Taman Sorcit

SORONG,- Dalam rangka aksi World Cleanup Day (WCD) pada Sabtu (17/9/22), Program Studi Teknik lingkungan dan Program Studi (Prodi) Teknik Sipil melakukan WCD pada beberapa lokasi di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (16/9/22).

Dalam WCD tersebut, sebelumnya telah dilakukan edukasi terkait penanganan sampah oleh beberapa instansi terkait, seperti dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Kota Sorong. Bank sampah, dan juga berkolaborasi bersama beberapa komunitas seperti Komunitas Peduli Papua (Komimpa), komunitas peduli sampah, serta beberapa komunitas lainnya.

Pantauan sorongnews.com dengan penuh semangat yang menggelora, sejumlah mahasiswa dan komunitas yang peduli terhadap sampah pun tumpah ruah di taman Deo dan belakang hotel Meridien. Guna mengikuti WCD, mereka rela turun ke drainase untuk mengangkut sampah-sampah yang terlihat berserakan.

Taman Deo sendiri merupakan salah satu tempat berkumpulnya orang-orang, disana tersedia banyak penjual yang menjual dagangannya berupa, es campur, somay, kue, jagung bakar. Dan tersedia pula mainan yang dibuat semenarik mungkin untuk memikat hati anak-anak kecil agar berkunjung ke lokasi tersebut.

Pada malam Sabtu dan Minggu sore taman Deo seringkali dijadikan tempat mangkal oleh muda mudi yang hendak melepaskan penatnya, dengan berpose dan menikmati udara segar dan bebas. Namun sayangnya lokasi tersebut tidak dirawat dengan baik, karena setiap pengunjung yang mengunjungi lokasi itu seringkali membuang sampah sembarangan. Naas hal tersebut membuat taman itu terlihat kotor dan berbau tak sedap.

Tampaknya sampah yang berserakan di drainase taman Deo itu banyak didominasi oleh botol-botol bekas minuman, serta plastik makanan yang dikonsumsi oleh pengunjung yang hendak nongkrong di taman itu.

Panitia WCD Muhammad Afiq mengungkapkan dari WCD yang dilakukan oleh Mahasiswa Prodi Teknik lingkungan dan Prodi Teknik Sipil. Serta kolaborasi bersama beberapa komunitas peduli sampah mereka berharap, aksi WCD ini hanya sebagai pemetik agar semua pihak dapat membuka mata melihat persoalan sampah ini.

“Dengan adanya aksi ini, masyarakat kota maupun Kabupaten Sorong lebih peduli lagi kepada lingkungan, dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, atau bahkan lebih baik lagi jika mulai untuk memilah sampah dari rumah,” himbau Afiq.

“Insya Allah akan di lanjutkan di tanggal 23 September 2022 di kabupaten sorong, bersama instansi pemerintahan yang ada di kabupaten sorong, kemudian tanggal 25 september akan dilanjutkan di halte doom,” pungkasnya. (Fatrab)

____

Komentar