Miliki Fasilitas Terbaik, RSAL dr Oetojo Dipersiapkan Naik Kelas II

SORONG, PBD – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto telah meresmikan Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman dan 25 Rumah Sakit (RS) TNI lainnya se-Indonesia, Senin (19/2/24).

Diketahui, total 26 RS TNI se-Indonesia yang diresmikan oleh RI 1, dua diantaranya berlokasi di Ibukota Provinsi Papua Barat Daya, Kota Sorong, yakni RSAL dr. Oetojo Sorong dan RSAD dr Aryoko Sorong.

Berdasarkan pantauan Sorongnews.com, peresmian RS TNI itu dilaksanakan melalui video conference dari RSPPN Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan.

Kepada sejumlah awak media, Pangkoarmada III Sorong, Laksamana Muda TNI Hersan berharap, dengan diresmikannya RSAL dr R Oetojo Sorong oleh Presiden Joko Widodo, RSAL itu kedepannya dapat naik kelas, dari sebelumnya kelas III naik ke kelas II.

“RSAL dr R Oetojo Sorong bisa dinaikkan tingkatnya menjadi kelas II, sementara saat ini masih di kelas III,” ujar Pangkoarmada III Sorong, Laksamana Muda TNI Hersan.

Lebih lanjut, Pangkoarmada III Sorong memaparkan bahwa, RSAL dr R Oetojo Sorong yang dikatagorikan kelas III itu memiliki sejumlah fasilitas didalamnya, diantaranya memiliki 132 tempat tidur, fasilitas poli gigi, poli jantung dan alat Hiperbarik.

Pada kesempatan yang sama, sesuai instruksi Menhan Prabowo Subianto yang menyebutkan bahwa, 26 RS TNI se-Indonesia yang telah diresmikan Presiden Jokowi, harus menjalin kerjasama dengan Universitas didalam dan luar negeri, maka dirinya membeberkan saat ini pihaknya belum melakukan kerjasama dalam hal itu, namun kedepannya pihaknya berencana melakukan kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Papua.

“Kedepan kita rencanakan, saat ini belum ada, InsyaAllah kedepan kita upayakan ada kerjasama dengan Universitas yang ada di Sorong ini, khususnya kerjasama dengan Fakultas kedokteran Universitas Papua, InsyaAllah kita akan upayakan,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto menekankan bahwa, RSPPN Panglima Besar Soedirman dan 25 RS TNI lainnya se-Indonesia harus menjadi RS Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Pertahanan serta dituntut menjalin kerjasama dengan Universitas lainnya didalam maupun luar negeri.

“Rumah Sakit ini harus menjadi RS Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Pertahanan dan menjalin kerjasama dengan Universitas lainnya yang ada didalam dan di luar negeri,” kata Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto yang juga menjadi Capres 02.

Dalam peresmian melalui video conference dari RSPPN Panglima Besar Soedirman. Bertempat di RSAL dr. Oetojo Sorong, nampak hadir Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Hersan beserta jajaran, Pj Sekda Papua Barat Daya Edison Siagian, Kapolres Sorong Kombes Pol Happy Perdana Yudianto, Ketua DPRD Kota Sorong Erwin Ayal serta sejumlah pejabat lainnya di lingkup Pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya. (Jharu)

___

Komentar