Meriah, Pesparawi II Pam Tingkat Klasis GKI Sorong Resmi Dibuka

SORONG,- Pesta Paduan Suara Gerejawi II (PESPARAWI) Pam Tingkat Klasis GKI Sorong resmi dibuka dengan penuh meriah dan sukacita. Pembukaan diawali dengan Doa bersama yang dipimpin oleh Pdt. Michel Mamboay, dalam Gedung Gereja Maranatha Remu Kota Sorong, Papua Barat, Sabtu (29/10/22).

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh sorongnews.com, melalui Ketua Panitia Pesparawi II Pam Tingkat Klasis GKI Sorong, Ryan Silambi, usai ikuti acara pembukaan mengatakan bahwa lomba ini dilakukan agar menekan angka kriminalitas karena melibatkan seluruh anak-anak Muda GKI di Klasis Sorong.

“Saya rasa kegiatan ini bisa mengurangi angka kriminalitas yang sering terjadi di kota Sorong ya, sebab anak-anak muda ini akan disibukkan dengan adanya kegiatan lomba juga mereka mau mengembangkan talenta yang Tuhan telah berikan melalui persembahan puji-pujian demi kemuliaan nama Tuhan,” ungkap Ryan Silambi.

Perlu diketahui juga bahwa kegiatan lomba ini akan berlangsung di dua tempat yaitu GKI Marantha Remu dan GKI Ottow Geistler Klasesa Malanu, dan yang ikut serta dalam lomba tersebut dibagi menjadi tiga kategori yang pertama Paduan Suara berjumlah 38 Peserta, Kategori Vokal Group 15 Peserta, Kategori Solo Putra 10 Peserta dan Kategori Solo Putri 9 orang.

“Kalau untuk kriteria dari pemenang semua merupakan keputusan Dewan Juri, kami panitia tidak sedikitpun ikut Intervensi sebab itu hak mutlak mereka yang nanti memutuskan dan untuk menjaga Kredibel dari kepanitiaan kami berusaha dengan bekerja keras datangkan ketiga dewan juri dari luar kota sorong,” tegasnya.

Katanya, Juri pertama dari Yogyakarta Juri kedua dari Ambon dan Juri ketiga dari Jayapura, dan di tanggal 31 Oktober baru ketiganya tiba di kota sorong, sebab lomba akan terlaksana tanggal 1-4 November kemudian dibagi untuk lomba kategori solo di tanggal 1-2 november, kategori vokal group di tanggal 3 november, dan untuk kategori paduan suara di tanggal 4 november.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Sinode III Gki di Tanah Papua, PNT Nethy Howay Sagrim, yang membidangi Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan turut hadir dan memberikan apresiasi penuh kepada seluruh panitia yang telah melakukan kegiatan rohani tersebut yang merupakan salah satu ajang untuk jemaat tetap bertumbuh dalam pelayanan kepada Tuhan melalui paduan suara.

“Penghargaan yang setinggi-tingginya untuk Klasis Sorong terutama Panitia Penyelenggara karena ini sudah kali kedua melakukan urusan besar yaitu pesta lomba paduan suara gerejawi tingkat klasis, hal ini juga adalah satu hal yang baik kami berharap di klasis-klasis lain yang berada dibawah naungan Sinode GKI di Tanah Papua ini bisa melakukan hal yang sama,” jelas Nethy Howay Sagrim.

Bebernya, sebab dalam event seperti ini bisa memberikan ruang untuk anak-anak muda mereka dapat menyalurkan bakat serta talenta yang dimiliki lewat hal-hal yang baik untuk memuji memuliakan nama Tuhan.

“Kegiatan ini juga membantu Pemerintah Daerah setempat untuk mengurangi tingkat kriminal yang dilakukan oleh anak-anak muda di tanah Papua terkhusus kota sorong, sehingga melalui lomba sebagai ajang silaturahmi anak-anak muda dalam melakukan tri panggilan gereja yakni bersekutu bersaksi melayani,” terangnya.

Tambahnya, dalam paduan suara juga ada kekompakan yang ditampilkan bukan mencari juara tapi kekompakan inilah yang akan dibawa kembali dalam hidup berjemaat lakukan hal-hal positif. Merangkul semua anak muda gereja diluar sana agar sama-sama membantu Ketua Jemaat dan Majelis lewat pengajaran lagu-lagu gereja yang baik dalam peribadahan-peribadahan minggu pagi di gereja masing-masing.

Dalam pantauan kegiatan Pembukaan Lomba Pesparawi II Pam ini berlangsung dengan sangat meriah sebab dibuka langsung oleh Penjabat Wali Kota Sorong, Geogre Yarangga yang didampingi oleh OPD terkait, Ketua Klasis Sorong Jein Haurisa, Wakil Ketua III DPR-PB Jongky Fonataba, Bernard Sagrim, Kasat Binmas Polres Sorong Kota Iptu Priskila Sangkek, dan beberapa seluruh peserta lomba. (Mewa)

___

Komentar