Menelusuri Keindahan Pulau Misol Raja Ampat, Nomor 5 Paling Diincar Wisatawan

RAJA AMPAT, – Misool adalah salah satu dari empat pulau besar di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. Belakangan, pulau ini menjadi tersohor karena alamnya yang begitu indah. Pulau Misool ibarat serpihan surga kecil dengan keindahan pantai, taman laut dan puncak yang menakjubkan. Luas wilayah pulau Misool mencapai 2.034 kilometer persegi, yang memiliki titik tertinggi 535 meter dan pulau misool ini berbatasan langsung dengan Laut Seram dan perairan laut lepas yang menjadi jalur lintas hewan besar termasuk paus.

Perairan laut yang biru dan bukit-bukit karst yang hijau menjadikan pemandangan semakin mempesona. Pulau ini cocok untuk kamu yang menyukai tantangan dan petualangan. Apalagi bagi kamu yang suka dengan wisata bahari dan kegiatan bawah laut, wajib hukumnya berlibur di Misool.

___ __

Daratan Pulau Misool terdiri dari bukit, hutan lebat, dan rawa bakau. Di sisi timur, terdapat labirin batu kapur yang menjorok ke laut biru.

Bukan itu saja, pulau seluas 2.034 kilometer (km) persegi ini merupakan rumah bagi situs budaya kuno. Sejumlah petroglif dapat ditemukan pada dinding gua di seluruh pulau yang rata-rata berusia sekitar 5.000 tahun.

Sementara, panorama bahari Pulau Misool dihiasi gugusan batu karst dengan ekosistem bawah laut yang terbilang masih lengkap. Hal ini dikarenakan Pulau Misool termasuk bagian dari segitiga karang dunia. Tak heran, aneka jenis ikan hias, penyu, pari dan karang dapat ditemukan.

Jauh dari hiruk pikuk kota metropolitan, ditambah lanskap alam yang begitu menawan membuat Pulau Misool patut dijadikan sebagai destinasi liburan.

Untuk mencapai Pulau Misool, kamu harus menuju Kota Sorong terlebih dahulu. Kemudian menempuh rute dari Pelabuhan Sorong ke Pelabuhan Yellu di Misool lebih dulu selama 4-8 jam dengan kapal motor ekspres. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan menaiki speedboat untuk sampai ke tujuan tempat spot-spot wisata.

Perjalanan laut menuju pulau menghabiskan waktu 4-8 jam. Meski cukup lama, kamu seakan tak punya waktu untuk beristirahat sejenak. Karena, di sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhkan pemandangan menakjubkan alam Misool yang terasa sayang untuk dilewatkan.

Setidaknya, ada lima spot menarik yang harus kamu kunjungi saat berada di Pulau Misool. Berikut rangkumannya:

Pintu Masuk Goa Keramat/Satria

1. Goa Keramat
Goa keramat Ada salah satu tempat bersejarah yang menarik untuk dikunjungi ketika Anda berwisata ke Raja Ampat. Tempat itu bernama Goa Keramat yang berlokasi di Teluk Tomolol, dua jam lamanya jika ditempuh mengunakan speed boat dari kampung yellu.

Sesampainya di mulut gua, Anda dapat berziarah ke kuburan suami istri yang dipercaya sebagai tokoh penyebar agama Islam di Misool. Hal unik lainnya, yaitu adanya lafaz ‘Allah’ berwarna putih pada mulut gua yang tercetak alami pada bebatuan.

Anda juga dapat menyaksikan jejeran batu stalagtit dan stalagmit yang mengelilingi gua. Air yang ada dalam gua ini terbilang dangkal dan dapat digunakan untuk berenang, meski begitu tidak disarankan untuk masuk terlalu jauh ke dalam gua karena minim cahaya. Sebaliknya ketika berkunjung di sarankan berpakaian yang sopan serta tidak mengeluarkan kata-kata kotor selama berada di goa keramat.

Menariknya, air gua ini terbilang bening dan memancarkan warna hijau toska yang nampak eksotis. Keindahan ini berpadu dengan kepulauan karst dan sudut-sudut gua yang sangat artistik.

2. Yapap
Tempat yang harus dikunjungi bila menuju Pulau Misool adalah Yapap, melakukan perjalanan kesana dengan boot/speed. Namun Harga yang ditawarkan oleh boot/speed cukup mahal. Air laut di yapap sangat bening, saking beningnya air di Yapap sampai dapat melihat ikan tanpa harus menyelam ke dalam laut.

Disini juga terdapat batu-batu karst yang menjulang tinggi. Bahkan, hamparan karst di sini begitu unik seperti candi. Tidak hanya itu, batu-batu karst ini juga tampak seperti melayang, karena bagian bawahnya terkikis oleh air dan hanya bagian tengah saja yang masih menyangga karst.

3. Puncak Harfat
Keelokan alam Kepulauan Misool, juga dapat dinikmati dari Puncak Harfat. Lokasinya berada tak jauh dari kampung Yellu.

Bila kamu ingin menikmati seluruh pemandangan Pulau Misool dari atas maka kamu dapat menuju ke puncak Harfat. Permasalahannya adalah sebenarnya untuk naik ke tempat ini membutuhkan banyak tenaga dan waktu yang tidak sebentar.

Kini, jalanan untuk menuju ke puncak Harfat sudah diberikan akses dalam bentuk anak tangga sehingga memudahkan naik ke atas. Ketika sampai pada puncaknya kamu akan dapat melihat keindahan luar biasa yang disajikan di depan mata.

Harfat sendiri merupakan akronim dari nama dua tokoh masyarakat setempat, yakni Harun Sapua dan Fatma. Keduanya adalah pemilik penginapan Harfat Jaya yang berlokasi di Kampung Harapan Jaya. Selain itu, mereka juga merupakan penemu Puncak Harfat.

Untuk menggapai puncak, kamu perlu mendaki selama kurang lebih 30 menit dengan trek yang terbilang curam. Sesampainya di atas, kamu bisa menyaksikan eksotisme perairan pirus Pulau Misool dan beragam flora unik. Salah satunya, pitcher alias kantung semar.

Puncak Harfat begitu tersohor di kalangan pelancong domestik dan asing. Oleh masyarakat setempat, puncak ini disebut Dapunlol.

4. Namlol
Usai dari Puncak Harfat, cobalah bertandang ke Pantai Namlol. Selain menarik dari segi lanskap alam, pantai ini juga unik karena terdapat laguna yang terlihat jelas dari bibir pantai.

Berkat laguna itu, Pantai Namlol dijuluki sebagai The Pond of the Sea. Sebagai informasi, warna biru tua di antara biru lainnya menandakan bahwa laguna tersebut cukup dalam.

Snorkeling menjadi aktivitas yang bisa dilakukan di Pantai Namlol. Pasalnya, perairan di sana tergolong dangkal dengan arus air yang terbilang tenang.

Telaga Love di Danau Karawapop/Satria

5. Danau Karawapop
Spot selanjutnya yang wajib dikunjungi di Pulau Misool adalah Danau Karawapop. Posisinya meringkuk di balik lebatnya hutan pulau yang bernama serupa dengan danau.

Keunikan Danau Karawapop terletak pada bentuknya yang menyerupai hati atau love. Karena itu, masyarakat setempat dan pelancong yang pernah datang ke sana menjuluki Danau Karawapop sebagai danau cinta, telaga cinta, atau Love Lagoon (laguna cinta).

Agar bisa menyaksikan keunikan tersebut, kamu perlu mendaki ke puncak bukit terlebih dahulu. Pendakian memakan waktu kurang lebih 30 menit. Selain mesti mempersiapkan tenaga ekstra, kamu juga perlu berhati-hati karena trek menuju ke lokasi tersebut terbilang terjal dengan kemiringan hampir 80 derajat.

Meski begitu, sesampainya di puncak bukit, rasa lelah akan terbayar lunas dengan suguhan keindahan alam Pulau Karawapop. Danaunya yang unik, pemandangan gugusan batu karst yang berdiri kokoh mengitari pulau, serta birunya Laut bakal menghapus rasa letih saat mendaki puncak bukit.

Yuk telusuri Pulau Misool dengan keindahan panorama dan kebudayaan setempat ! Kalian bisa pergi sendirian atau backpaker dan bisa juga menggunakan jasa agent travel perjalanan resmi ya, agar perjalanan kalian tidak mengecewakan. (Satria)

___ __ ___

Komentar