Mappi Clear!! Malam Ini Bersiap Asmat Pleno Tingkat Provinsi Papua Selatan

MERAUKE, PAPUA SELATAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mappi akhirnya menyelesaikan sinkronisasi data dihari keempat rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Provinsi Papua Selatan serta penetapan hasil pemilu tahun 2024 di Swiss-belhotel Merauke, Papua Selatan, Minggu (9/3/24) sore.

Dimana pleno rekap KPU Mappi tingkat Provinsi Papua Selatan yang digelar oleh KPU Provinsi Papua Selatan di Swiss-belhotel Merauke, Papua Selatan, Sabtu awalnya dijadwalkan pada Jum’at (6/3/24) namun baru dimulai pada Sabtu (8/3/24) setelah Bawaslu Mappi tiba di Kabupaten Merauke Sabtu dini hari.

Selama dua hari pleno, KPU Mappi mendapatkan banyak protes dari para saksi karena menyampaikan data yang tidak valid sehingga harus melakukan perbaikan dan sinkronisasi data hasil suara.

Meski pleno penuh skorsing dan berjalan cukup alot, KPU Mappi tetap bersikukuh dengan hasil pleno tingkat kabupaten hingga membuat geram Bawaslu Papua Selatan dan saksi yang memiliki data lengkap.

KPU Papua Selatan pun memberikan peringatan tegas kepada KPU Mappi yang kemudian mau melakukan sinkronisasi data dan disambut baik oleh para saksi pemilu.

“Untuk Mappi sudah klir ya (kemarin, red). Setelah ini kami mengagendakan KPU Asmat karena tinggal Asmat,” ungkap Ketua KPU Provinsi Papua Selatan, Theresia Mahuse kepada wartawan usai pleno.

Dia menjelaskan, rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Provinsi Papua Selatan serta penetapan hasil pemilu tahun 2024 sebenarnya berlangsung 4 hari tanggal 6-10 Maret 2024. Namun, KPU Mappi baru menyelesaikan sinkronisasi data hasil suara dihari terakhir sehingga masih akan dilanjutkan pleno untuk KPU Asmat.

Hanya saja, sambung Theresia Mahuse, KPU Asmat belum bisa hadir dihari keempat pleno tingkat PPS di Kabupaten Merauke karena dihadang massa saat hendak melakukan penerbangan di Bandara Agats, Minggu sore.

“Informasi yang kami dapat, KPU tidak bisa terbang ke Merauke karena ada situasional disana. Masyarakat kecewa, tidak puas dengan hasil pleno penetapan tingkat Kabupaten Asmat 9 Maret malam sehingga menghadang komisioner di Bandara (10 Maret, red)” beber Ketua KPU PPS.

“Pada prinsipnya, masalah yang terjadi dibawah harus diselesaikan ditingkat bawah sehingga di provinsi klir. Kita berharap, Asmat juga demikian. Kalau ada keberatan, kita akan menggunakan regulasi yang ada seperti yang kita lakukan untuk Mappi,” lugas Theresia.

Dikatakan, KPU Papua Selatan menindaklanjuti interupsi dari para saksi dan Bawaslu saat pleno KPU Mappi. Dimana para saksi memiliki data yang valid dan lengkap sehingga KPU Mappi melakukan pencocokan kembali dan merubah data terkini.

“Maka pleno Asmat tetap kita jadwalkan sebelum tanggal 20 Maret 2024 pleno tingkat nasional di Jakarta,” tegas Theresia Mahuse.

Pantauan Sorongnews.com, beredar undangan agenda rapat pleno KPU Asmat tingkat Provinsi Papua Selatan berlangsung di Swiss-belHotel Merauke pada Senin (11/3/24) pukul 19.00 WIT namun dimajukan pukul 17.00 WIT.

Tampak sejumlah para saksi sudah berdatangan dan mengisi daftar hadir sejak sore, namun mendapatkan informasi kembali bahwa pleno diundur hingga pukul 21.00 WIT (malam ini) baru akan dimulai. (Hidayatillah)

___

Komentar