oleh

Ketua NasDem: Perhelatan Pemilihan Wakil Bupati Bukan Menang Kalah, Tapi Kualitas Demokrasi

MAYBRAT,- Ketua DPD Partai NasDem Maybrat, Agustinus Tenau mengungkapkan bahwa, perhelatan pemilihan wakil bupati (Wabup) mengisi kekosongan sisa jabatan periode 2017-2022 bukanlah pertarungan yang harus dimenangkan. Tetapi bagaimana menunjukkan dan membuktikan kualitas demokrasi selama proses tersebut.

Hal ini, lanjut Agustinus, terbukti bahwa dari awal hingga proses pemilihan berjalan baik dan aman tanpa gangguan. Dimana, proses ini juga didukung pemerintah Maybrat, para penyelenggara pemilu, juga Pemkot Sorong yang mengijinkan tempat dan memberi rasa aman selama pemilihan berlangsung.

“Intinya itu, sikap kami Partai NasDem tidak melihat menang dan kalah dalam proses ini. Tetapi mau menunjukkan kualitas demokrasi seperti yang dikemukakan calon wakil Partai Nasdem, Leonardus Kore. Dimana, ini bukan pertarungan menang dan kalah, juga bukan pertarungan PDIP sama NasDem,” tegasnya Agustinus di Aimas, Rabu (13/10/21).

Didampingi para pengurus Partai NasDem, Agustinus juga mengajak dan menghimbau semua pihak untuk tetap tenang dan dapat memberikan informasi yang positif. Menjaga keamanan dan kamtibmas, juga mendukung wakil bupati terpilih Kabupaten Maybrat sisa masa jabatan periode 2017-2022 kurang lebih 8 bulan yakni, Markus Jitmau.

“Saya juga mengajak semua pengurus DPD, DPC, dan seluruh kader Partai NasDem dan pendukung supaya bahu membahu, bekerja sama menghadapi Pileg, Pilpres, Pilgub dan Pilkada 2024. Bersatu bangun soliditas tim, menbangun konsolidasi partai dari rangting hingga tingkat kabupaten, serta bersinergi dengan pemerintah daerah membangun Kabupaten Maybrat,” ajak Agustinus.

Tenau juga sampaikan rasa syukur yang tak terhingga pada Tuhan, dimana proses yang ditunggu-tunggu semenjak Paskalis Kocu berhalangan tetap (meninggal) 25 Agustus 2020 dapat berjalan baik. Pemilihan wakil ini juga berdasarkan aturan tentang pengisian kekosongan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Dalam aturan itu jelas bahwa diatas 18 bulan wajib diisi biarpun tinggal satu hari, dua hari maupun satu Minggu saja.

“Tentu, untuk mengisi kekosongan wakil ini lewat mekanisme normatif, aturan Undang- Undang yang ada. Oleh karena itu, kami dari Partai NasDem menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tulus pertama pada Pansus DPRD diketuai oleh Thomas Aitrem. Dimana, pansus telah lakukan mekanisme berdasarkan Undang-Undang mulai dari pendaftaran, penjaringan hingga pemilihan di Hotel Belagri Sorong,” pungkasnya.

Tak lupa, NasDem juga sampaikan apresiasi pada bupati, pimpinan DPRD, serta anggota sudah bekerjasama baik. Begitupula kepada empat partai koalisi yakni, Partai Golkar, NasDem, PDIP dan PKS yang telah memberi rasa kebersamaan kekeluargaan dari proses awal sampai akhir pemilihan.

Tidak kalah terpenting pula ucapan terima kasih kepada partai oposisi yang sudah ikut menggunakan hak politiknya berdasarkan perintah Undang-Undang yaitu memberikan hak pilih terhadap dua nama calon yang diajukan oleh PDIP dan Partai Nasdem. Juga terima kasih kepada penyelenggara yakni KPU dan Bawaslu serta TNI Polri yang telah mengawal pelaksanaan hingga akhir.

“Apapun hasil pemilihan wakil, kami Nasdem tetap mengedepankan edukasi politik yang santun, juga komunikasi politik santun untuk menciptakan suasana yang elegan. NasDem adalah partai pendukung pemerintah, maka menang kalah tetap mendukung pemerintah daerah. Kaka Markus Jitmau menang, kami tetap mendukung pemerintah,” tutupnya. (Valdo)

Komentar

News Feed