Kapolda, Pangdam dan Kabinda Papua Safari Pemilu 2024 di Papua Selatan

MERAUKE, PAPUA SELATAN – Kepala Kepolisian Daerah Papua (Kapolda) Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri bersama Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih yang diwakili Kapok Sahli Pangdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Achmad Fauzi dan Kabag Ops Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Papua, Kolonel Inf Leo Rajendra RB melaksanakan safari pemilu Pemilu 2024 di Papua Selatan, Selasa (10/10/23).

Pantauan Sorongnews.com, safari pemilu 2024 diikuti Pejabat Utama (PJU) Polda Papua dan Forkopimda di Provinsi Papua Selatan baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah (Pemda) dan penyelenggara pemilu 2024 di Papua Selatan bertempat di Swiss-belHotel Merauke.

___

Tampak hadir Danrem 174/ATW, Brigjen TNI Agus Widodo, Danlantamal XI, Laksamana Pertama TNI Kunto Tjahjono, Danlanud JA Dimara, Kolonel Pnb Onesmus Gede Rai Aryadi, LO Polda Papua Selatan, Kombes Pol Bedjo, Kapolres Merauke, AKBP Sandi Sultan, Wakil Bupati Merauke, H Riduwan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi dan kabupaten, Ketua Bawaslu Papua Selatan, Marman, Ketua Bawaslu Kabupaten Merauke, Agustinus Mahuze, DPRD serta ketua-ketua Partai Politik di Papua Selatan.

Mengangkat tema sinergitas TNI, Polri, Pemda dan penyelenggara Pemilu dalam menyukseskan pemilu 2024 guna terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif di Provinsi Papua Selatan.

Tujuan safari politik yang menghadirkan 4 narasumber yaitu Sekda Provinsi Papua Selatan, Maddaremmeng, Kapolda Papua, perwakilan Pangdam XVII/Cenderawasih dan Kabinda Papua untuk menyamakan pola tindak dan pola pikir serta menyamakan persepsi dalam menghadapi setiap permasalahan sekaligus mendapatkan masukan-masukan baik dari tahapan persiapan hingga pelaksanaan pemilu 2024.

Mengulik dukungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan, kesiapan TNI dan Polri guna mencegah berbagai ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Selain itu, membahas kesiapan KPU dan Bawaslu dalam menjalankan tahapan-tahapan hingga jalannya pesta demokrasi 2024.

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri kepada wartawan mengatakan, setiap pelaksanaan pemilu tentu Polda Papua menggelar coffee morning bersama penyelenggara pemilu termasuk didalamnya aparat TNI-Polri.

“Kita berembuk untuk melihat persoalan-persoalan pemilu. Salah satunya, masalah pembiayaan. Selain itu, bersama-sama mencari solusi jalan keluar persoalan yang belum terkoneksi untuk bisa dikomunikasikan lintas arah,” ungkapnya.

Dengan demikian, sambung Kapolda, persoalan yang masih mengganjal mendapat jalan keluar. Diharapkan, Pj Gubernur Papua Selatan atau Sekda PPS bisa memanggil penyelenggara pemilu maupun lintas sektor terkait untuk duduk bersama dalam mengatasi persoalan yang ada di daerah.

Guna mendorong seluruh proses tahapan pemilu di Tanah Papua bergulir dan berjalan dengan baik sesuai peraturan yang ditetapkan oleh KPU.

“Kami aparat TNI-Polri didalamnya diberikan tanggungjawab untuk menjaga kelancaran Pemilu. Tentu kami bersama TNI, Binda menyampaikan hal-hal terkait berbagai persoalan gangguan keamanan di wilayah Polda maupun Kodam. Kami sampaikan kepada penyelenggara pemilu untuk mencari jalan solusi,” beber Irjen Pol Mathius.

Dia menegaskan, ketika ada daerah rawan bisa dicarikan solusi dengan memindahkan ketempat yang lebih aman menurut aparat keamanan baik di distrik atau TPS terdekat agar proses pemilu tidak terganggu.

Menurutnya, ada prediksi Polri, BIN dan Bawaslu terkait gangguan keamanan dalam pemilu yang harus dikoordinasikan sehingga semua bisa teratasi sesuai peraturan.

“Kita berharap, semua bisa berjalan baik. 14 Februari 2024, masyarakat bisa hadir di TPS san coblos. Mudah-mudahan, aman dan kita memutar balikkan prediksi selama ini Papua tidak aman, bisa lebih aman. Semua itu bisa terwujud kalau kita semua lintas instansi duduk bersama-sama dan tidak ego sektoral,” pungkas Kapolda. (Hidayatillah)

___ ___

Komentar