Kabupaten Sorong Dibidik KPK, Dian Patria Minta Belajar Banyak dari Kasus OTT Yan Piet Mosso

KABUPATEN SORONG, PBD – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Koordinator Supervisi (Korsup) Pencegahan KPK Wilayah V, Dian Patria membeberkan bahwa pihaknya membidik Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong agar kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) Mantan Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso menjadi bahan pembelajaran bagi pemerintah daerah itu.

“Jadi, jangan sampai diulang lagi kesalahan-kesalahan, cukup sudah, kami mau kedepannya itu berubah pasca dilakukan penindakan ini (pasca OTT Eks Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso),” beber Ketua Satgas Korsup Pencegahan KPK Wilayah V, Dian Patria saat ditemui sejumlah awak media usai menggelar rapat akselerasi koordinasi pencegahan korupsi di Aimas Hotel and Convention Centre, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (28/2/24).

___

Diakuinya, saat ini Kabupaten Sorong masuk dalam daftar pantauan dan bidikan KPK, pasalnya lantaran masih terdapat laporan terkait dua kendaraan dinas di daerah itu yang masih belum dikembalikan.

Tak hanya itu, Dian memaparkan bahwa, terdapat 38 rumah termasuk ada 8 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pindah ke lingkup Pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya.

“Mereka ini belum kembalikan, namun mereka sudah buat surat pernyataan dan mengakui bahwa mereka butuh waktu selama enam bulan untuk kembalikannya. Sekarang ini sudah bulan ke tiga, sehingga kami menunggu,” paparnya.

Ditegaskan Dian, intinya pihak terkait diwajibkan mengembalikan aset tersebut, apabila tidak dilaksanakan maka akan masuk pidana penggelapan aset.

“Intinya wajib mengembalikan aset. Kabupaten Sorong ini sudah empat tahun merdeka, makanya tahun lalu kami lewat karena kami sudah tahu, namun kami meminta agar Kabupaten Sorong harus belajar pasca penindakan kemarin, agar kedepannya tidak membuat kesalahan lagi,” tegasnya. (Jharu)

___ ___

Komentar