Jumlah DPT Kota Sorong Berbeda, KPU Provinsi Skorsing Pleno KPU Kota Untuk DPD RI dan DPRD Provinsi

SORONG, PBD – Perbedaan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang di temukan BAWASLU Provinsi PBD pada pembacaan rekapitulasi pleno KPU Kota Sorong, di lantai 6 Vega Hotel Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (10/3/24) membuat pimpinan sidang menskors rapat hingga batas waktu tidak tentukan.

Padahal pleno yang dijadwalkan pukul 13.00 WIT itu kembali molor hingga pukul 14.30 WIT.

Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Zatriawati mengungkapkan adanya perbedaan data DPT hingga 600an lebih musti diselesaikan.

“DPT adalah master data kami untuk mensinkronkan semua perolehan suara, baik untuk Presiden, DPD, DPR-RI, DPR provinsi maupun DPR kota/kabupaten, sehingga jika ada perbedaan data harus diselesaikan karana data kami akan dibawa tingkat selanjutnya(KPU RI),” bebernya.

Senada hal ini, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi KPU Provinsi PBD, Fatmawati menyatakan ketidak cocokan data DPT musti selesaikan segara karena bisa berimbas pada semua perolehan suara provinsi.

“Jika ada perbedaan data disitulah Bawaslu dan KPU harus mensinkronkan dan menemukan segara dimana letak kesalahan input data dari penyelenggara dibawahnya(KPU Kota Sorong),” kata Fatmawati.

Ketua KPU PBD, Andarias Daniel Kambu sebelum menskor sidang mengaskan apapun terjadi hari ini KPU Kota Sorong harus menyelesaikan pembacaan hasil plenonya , kemudian kita bergeser pada pembacaan hasil rekap pleno kabupaten lainnya yang belum tuntas yaitu Sorong Selatan, Maybrat dan Tambrauw.

Disisi lain saksi parpol yang hadir menyetujui keputusan ketua KPU dan bersedia menunggu untuk pencocokan data.

Hingga berita ini diturunkan KPU Sorong baru menyelesaikan pembacaan hasil perolehan suara untuk Presiden dan DPR-RI. (Ali)

___

Komentar